Hasil pencarian
83 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Bab 18: Fleksibilitas adalah ketekunan | Uncommon Sense
Bagian 4 Storms Bab 18 Fleksibilitas adalah ketekunan Badai—krisis atau peluang—dapat dihadapi dengan empat strategi yang fleksibel: Menghindar , Beradaptasi , Berlindung , Maju . Merencanakan tanggapan ini sejak awal memungkinkan gerakan tidak hanya bertahan, tetapi juga membentuk hasil yang menguntungkan. Empat strategi untuk menangani setiap krisis atau peluang. Hewan merespons badai berdasarkan apa yang mereka ketahui dan dengan bekerja sama. Manusia melakukan hal yang sama. Di Bangladesh, penduduk desa membangun kebun sayur terapung untuk melindungi mata pencaharian mereka dari banjir; sementara di Vietnam, masyarakat membantu menanam mangrove yang lebat di sepanjang pantai untuk meredakan gelombang badai tropis.* “Jatuh sebenarnya bisa dihitung sebagai terbang – tetapi tanpa adanya tirani koordinat.” Bayo Akomolafe Ketika organisasi menghadapi krisis atau peluang, jauh lebih baik untuk bekerjasama dengan badai daripada melawannya secara langsung. Organisasi kadang-kadang membuat rencana untuk hadapi krisis, tetapi jarang untuk buat rencana untuk menggunakan peluang. Mekanisme respons bencana sering berfokus pada pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan. Di sini kami mengajukan sebuah alat fleksibilitas dengan empat strategi yang terinspirasi oleh respons hewan terhadap badai. Minggir: Minggir ke tepi badai untuk menemukan cara bertahan hidup atau mendapatkan manfaat. Adaptasi: Ubah lokasi, fokus, atau strategi Anda. Tempat Perlindungan: Tetap tenang sampai badai berlalu. Serang: Tingkatkan usaha Anda supaya terdengar melampaui kebisingan yang ada. Strategi-strategi ini dapat membantu Anda: Tanggapi dan manfaatkan badai sebaik-baiknya. Atasi dampak yang mungkin terjadi karena badai. Buatlah badai yang memaksa lawan Anda untuk merespons dengan beberapa cara berikut. Rencanakan strategi ini sebelum memulai kampanye Anda (Anda dapat mempraktikkannya dengan alat Simulasi adalah Pencegahan di Bab 19 ): CERITA Minggir: Iftar Taman Gezi, Turki Pada tahun2013, Gezi Park di Istanbul menjadi pusat protes terhadap rencana pengembangan perkotaan yang memicu demonstrasi luas di seluruh Turki. Gerakan ini menyatukan berbagai kelompok, termasuk para pengunjuk rasa anti-kapitalis Muslim sekuler dan yang taat beribadah. Selama bulan suci Ramadan, otoritas Turki berusaha untuk melemahkan aliansi ini dengan menindak para pengunjuk rasa, dan berharap dapat memanfaatkan perbedaan agama di antara mereka. Para pengunjuk rasa menghadapi tantangan kritis: bagaimana menjaga persatuan mereka di tengah upaya pemerintah untuk memecah belah mereka, terutama selama Ramadan, ketika para pengunjuk rasa Muslim sedang berpuasa. Tugas mereka adalah mencegah pihak berwenang menggunakan ketaatan beragama sebagai alat untuk memecah solidaritas gerakan. Minggir Sebagai tanggapan terhadap tantangan ini, para pengunjuk rasa Muslim anti-kapitalis memutuskan untuk memanfaatkan kesempatan tradisi Ramadan untuk membangun lebih banyak inklusi dan persatuan di antara para kelompok. Mereka mengundang semua pengunjuk rasa untuk bergabung dengan mereka untuk Iftar, menyebutnya sebagai 'meja bumi', mengundang semua orang - dari berbagai perspektif dan praktik - untuk duduk di tanah dan makan bersama sebagai bentuk solidaritas bersama. Iftar diadakan di pusat area protes yang membentang dari Jalan Istiklal hingga Lapangan Taksim. Orang-orang membawa hidangan sederhana yang melambangkan perjuangan bersama mereka melawan kapitalisme, dan mereka datang membawa diri masing-masing baik religius atau non-religius, sederhana atau sekuler. Perkumpulan massa itu berubah menjadi demonstrasi solidaritas yang kuat, yang tidak hanya menentang upaya pihak berwenang untuk memecah belah mereka tetapi juga memperkuat persatuan gerakan. Ketika polisi memerintahkan para pengunjuk rasa untuk membubarkan diri, kerumunan yang damai dan bersatu tetap teguh, sehingga menyebabkan polisi mundur. Hasil Iftar publik adalah titik balik dalam protes Gezi Park. Dengan menghindari upaya pihak berwenang untuk memecah gerakan, para pengunjuk rasa memperkuat persatuan mereka dan memperluas perlawanan mereka dari Taman Gezi ke Lapangan Taksim dan seterusnya. Acara tersebut menjadi simbol solidaritas dan ketahanan melawan kapitalisme, menunjukkan bahwa orang-orang dapat mengatasi perbedaan mereka dan berdiri bersama untuk tujuan bersama. Semangat persatuan yang muncul dari momen ini sangat transformatif, menginspirasi perlawanan yang berkelanjutan di seluruh Istanbul dan di seluruh Turki. Baca selengkapnya: https://www.dw.com/en/remembering-gezi-during-ramadan-ground-dining-brings-together-anti-war-activists/a-19329255 dan https://psa.ac.uk/sites/default/files/conference/papers/2014/RETHINKING%20THE%20SECULAR-ISLAMIC%20DIVIDE%20AFTER%20GEZI.pdf CERITA Gerakan Pinjra Tod, India Di tahun2015, Jamia Milia Universitas Islamia memberlakukan pembatasan baru pada wanita penghuni asrama yaitu dengan membatalkan keluar malam dan memberlakukan jam malam. Sebagai tanggapan, seorang siswa menulis surat yang hebat kepada Wakil Rekto yang memicu pembentukan Pinjra Tod ("Hancurkan Sangkar", sebuah kolektif perempuan otonom). Pinjra Tod menghadapi tantangan untuk mengatasi norma patriarkal yang sudah mengakar dalam yang membatasi kebebasan mahasiswa perempuan, terutama di asrama universitas. Tugas mereka adalah untuk memobilisasi siswa di seluruh negeri untuk menantang norma-norma ini dan mengadvokasi kesetaraan gender yang lebih besar, dengan fokus pada isu-isu seperti aturan jam malam, pengawasan moral, dan praktik diskriminatif di lembaga pendidikan. Mereka juga berusaha untuk menciptakan gerakan feminis yang lebih inklusif dan interseksional yang menangani keresahan perempuan dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan yang berasal dari komunitas yang terpinggirkan. Adaptasi Pinjra Tod diadaptasi dengan mengembangkan lokasi, fokus, strategi, dan taktiknya: Pendekatan Organisasi Terdesentralisasi dan Dapat Direplikasi: Struktur terdesentralisasi akan membantu fleksibilitas dan adaptabilitas: Pinjra Tod mengadopsi struktur non-hierarkis, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan secara bersama. Dengan tidak memilih satu pemimpin, mereka memastikan adanya kepemilikan yang setara di antara anggota. Keputusan ini membantu menyebarkan gerakan mereka ke kampus-kampus di seluruh India. Mereka membangun solidaritas lintas gerakan dengan menghubungkan perjuangan melawan pengawasan, penegakan moral, dan diskriminasi. Pendekatan ini memungkinkan gerakan itu untuk beresonansi dengan mahasiswa perempuan di seluruh negeri dan mendorong adanya aksi bersama. Gerakan ini juga melibatkan perempuan dari berbagai kelompok sosial, mengakui pentingnya interseksionalitas dan inklusi suara-suara yang terpinggirkan. Namun, pendekatan ini juga menghadapi tantangan, karena beberapa anggota dari komunitas suku, Muslim, dan Bahujan mengungkapkan keresahan mereka tentang praktik eksklusi dalam kelompok tersebut. Strategi dan Taktik: Gerakan tersebut mengambil tindakan gesit yang dapat diatur dengan cepat oleh beberapa anggota saja. Blokade Chakka jam," memblokir lalu lintas untuk melambangkan imobilisasi mereka karena jam malam asrama. Berkeliaran Pawai malam, mendaki, dan bahkan merusak gerbang asrama. Simbolisme: Kantor admin yang terkunci untuk mencerminkan penahanan mereka sendiri. Menyesuaikan Taktik untuk Keamanan: Menyadari adanya risiko, Pinjra Tod dengan hati-hati menyeimbangkan visibilitas dan anonimitas: Taktik gerilya: Pemasangan poster di malam hari, grafiti, dan penggunaan media sosial yang strategis untuk menghindari identifikasi dan pembalasan dendam. Berkontribusi untuk peran tertentu: Rencana dibuat melalui grup WhatsApp, dan selama protes berisiko tinggi seperti chakka jam, mereka menetapkan peran berdasarkan tingkat kenyamanan siswa. Tetap patuhi aturan tertentu: Mereka melakukan aksi setelah jam 6:30sore untuk menghindari penangkapan polisi. Mereka juga menutupi kamera CCTV untuk melindungi identitas peserta. Memperluas Aksi Melalui Aliansi: Pinjra Tod menerima umpan balik positif dan mereka memperluas cakupannya: Membangun aliansi dengan non-penghuni, gerakan mahasiswa lainnya, dan kelompok queer. Pinjra Tod secara efektif memanfaatkan dukungan dari sekutu, termasuk gerakan mahasiswa lainnya, kelompok queer, dan Komisi Delhi untuk Perempuan atau Commission for Women (DCW). Dukungan DCW secara khusus membantu menantang narasi media yang menggambarkan Jamia sebagai institusi minoritas yang membenarkan aturan yang regresif. Dukungan dari DCW ini menginspirasi perempuan dari universitas lain, terutama Universitas Delhi, untuk ikut bergabung di bawah spanduk Pinjra Tod. Membuat acara bersama seperti ‘Humara Mohalla’ untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh perempuan di pasar sewa rumah informal dengan menghubungkan isu-isu ini dengan perjuangan yang lebih luas yaitu akomodasi yang terjangkau dan tidak diskriminatif. Menentang penindasan struktural interseksional: Aliansi-aliasi tersebut membantu gerakan ini untuk mendorong universitas agar mengakui hambatan struktural yang mempengaruhi pendidikan perempuan. Fokus pada Interseksionalitas dan Isu yang Lebih Luas: Selain aturan jam malam, Pinjra Tod memperluas fokusnya pada pelecehan seksual, kode berpakaian diskriminatif, dan pengecualian perempuan dari ruang publik. Pinjra Tod terlibat dalam kegiatan seperti Jan Sunwais (audiensi publik) untuk mengangkat suara perempuan ke depan, membahas pengalaman mereka terkait diskriminasi dan anggapan yang salah tentang keamanan di asrama. Gerakan ini juga menyoroti isu-isu terkait kelas, kasta, dan diskriminasi agama, menantang dominasi feminisme Savarna (kasta atas) dan ideologi sayap kanan. Hasil Pinjra Tod berhasil diubah dari protes berbasis kampus menjadi gerakan nasional yang menantang norma patriarkal dalam pendidikan tinggi. Namun, muncullah tantangan internal terkait inklusivitas dan representasi yang menyebabkan beberapa anggota dari komunitas terpinggirkan meninggalkan organisasi karena merasa adanya praktik eksklusi oleh anggota kasta atas. Meskipun adanya tantangan ini, Pinjra Tod tetap menjadi kekuatan signifikan dalam perjuangan melawan penindasan patriarkal di universitas-universitas India. Gerakan ini telah berperan penting dalam membentuk kembali wacana tentang hak-hak perempuan, mendorong feminisme yang lebih inklusif dan interseksional, serta menginspirasi gerakan feminis lainnya di seluruh negeri. Baca lebih lanjut: https://haiyya.medium.com/pinjra-tod-4-important-movement-building-lessons-2e70902f0eb3 dan https://armchairjournal.com/pinjra-tod-a-contemporary-feminist-movement/ dan https://pinjratod.wordpress.com/ CERITA Mencetak cerita #MeToo ke dalam blockchain, China Pada tahun 2018, Yue Xin, seorang mahasiswa tahun akhir di Universitas Peking berusaha mengungkap kasus pemerkosaan dan bunuh diri yang sudah berlangsung selama beberapa dekade yang melibatkan seorang mantan dosen. Yue dan tujuh mahasiswa lainnya mengajukan permohonan Freedom Of Information (FOI) kepada universitas dan meminta transparansi mengenai masalah tersebut. Namun, universitas dan pemerintah China dengan cepat bergerak untuk menekan cerita tersebut dan menekan Yue serta menyensor pesannya dari internet China yang dikendalikan dengan ketat. Yue dan rekan-rekan aktivisnya menghadapi tantangan besar: bagaimana cara menjaga dan menyebarkan cerita itu di tengah sensor pemerintah yang sangat ketat. Tugasnya adalah untuk memastikan bahwa cerita itu tidak dapat dihapus walaupun pihak berwenang berusaha lakukan pembungkaman total . TOOL Storm Strategies Tempat Perlindungan Menyadari tidak bergunanya konfrontasi langsung dengan para penyensor, aktivis daring menerapkan prinsip perlindungan dengan secara diam-diam mengalihkan strategi mereka ke teknologi blockchain: Seorang pengguna anonim menyematkan suratYue ke dalam blockchain Ethereum, sebuah buku besar terdesentralisasi dan tidak dapat diubah yang tidak dapat diubah atau dihapus. Pendekatan ini memastikan bahwa cerita tetap dapat diakses, di luar jangkauan sensor Cina. Selain itu, para aktivis membagikan tautan blockchain melalui kode QR dan pesan terenkripsi untuk lebih lanjut menyebarkan surat tersebut sambil menghindari konfrontasi langsung dengan pihak berwenang. Hasil Para aktivis berhasil mengamankan pesan Yue Xin di blockchain sehingga bisa tersedia secara permanen meskipun sensor tetap berlangsung. Dengan tetap diam dan menghindari konflik langsung sampai cerita tersebut terkode dengan aman, mereka menghindari penindasan namun tetap memastikan cerita tersebut tidak dapat dihapus. Tindakan ini tidak hanya melindungi pesan Yue tetapi juga menunjukkan metode baru untuk melawan sensor sehingga menginspirasi aktivis lain yang menghadapi tantangan serupa. Penggunaan blockchain menjadi simbol ketahanan dan inovasi dalam perjuangan untuk kebebasan berbicara di China. Selengkapnya: https://www.rfa.org/indonesia/news/china/blockchain-04272018110005.html#:~:text=Aktivis%20daring%20di%20Cina%20menggunakan, dari%20internet%20Cina%20yang%20sangat%20terkendali . Langkah 1 Profilkan badai sebagai sebuah sistem (mungkin sudah dilakukan di bab pertama bagian ini). Sekali lagi, profilkan lingkaran dalam yang menjaganya tetap ada: Mengapa: Nilai-nilai apa yang menopang kekuatan badai ini? Bagaimana badai ini mengubah nilai dari sistem yang lebih luas, atau organisasi Anda? Siapa: Siapa yang mendorong badai ini, menetapkan aturan cara kerjanya? Bagaimana ini mengubah hubungan yang menggerakkan sistem yang lebih luas, atau hubungan kunci organisasi Anda? Di mana: Di mana aliran informasi yang membuat badai ini berkembang? Bagaimana ini bersinggungan, memperkuat, atau mengganggu aliran informasi dalam sistem yang lebih luas atau organisasi Anda? Bagaimana: Bagaimana badai ini bekerja dalam praktiknya? Bagaimana hal ini memengaruhi operasi sistem yang lebih luas dan operasi Anda sendiri? Apa: Apa masukan dan keluaran dasar dari badai ini? Apa yang terlihat secara publik? Bagaimana ini bersinggungan dengan sistem yang lebih luas, serta masukan dan keluaran Anda sendiri? Lingkaran dalam: Apa lingkaran dalam yang menjaga badai ini? Apakah ia menstabilkan, membuat stagnan, ganas, atau bermanfaat? Apa efek lingkaran ini terhadap sistem yang lebih luas dan terhadap kampanye Anda sendiri? Langkah 2 Jelajahi berbagai strategi yang bisa Anda ambil menghadapi badai. Tandai pendekatan Anda bersama strategi yang relevan pada bagan badai. Catatan: Kadang Anda perlu menggunakan strategi yang berbeda dari yang ditunjukkan pada bagan. Menghindar: Apa batas-batas badai ini? Bisakah kita mengubah elemen badai menjadi keuntungan? Dengan siapa kita perlu bekerja agar berhasil menghindar? Beradaptasi: Apakah kita perlu mengubah pendekatan atau target kampanye? Bisakah kita mengubah pesan, arah, atau hubungan target untuk melemahkan badai atau narasinya? Haruskah kita mengubah saluran komunikasi, atau bekerja sama dengan sekutu baru yang dapat berpengaruh di tempat kita sudah tidak bisa lagi? Berlindung: Apakah aman menunggu badai ini berlalu? Berapa lama kira-kira kita harus menunggu? Apa biaya tidak bertindak atau tidak merespons, dibandingkan dengan biaya melakukannya? Menerjang: Sumber daya apa yang kita butuhkan untuk meningkatkan upaya kita? Dengan siapa kita bisa bekerja sama untuk dampak lebih besar? Intervensi apa yang bisa mengubah stagnan menjadi stabil? Intervensi apa yang bisa mengubah ganas menjadi bermanfaat? Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 12: Komunitas adalah arus | Uncommon Sense
Bagian 3 Navigation Bab 12 Komunitas adalah arus Perubahan nyata terjadi ketika jaringan —bukan hanya individu— mengadopsi dan membagikan keyakinan baru. Komunitas dan kelompok yang terikat erat membentuk identitas, rasa memiliki, dan pengambilan keputusan. Untuk menggeser sebuah sistem, kita harus mengidentifikasi jaringan yang memengaruhi sasaran, memahami risiko dan imbalan sosial mereka, serta menyampaikan pesan melalui anggota yang dipercaya dengan pengulangan. Jaringan yang terikat kuat mempengaruhi perasaan anggotanya. Cerita kami diliput oleh media berita besar mungkin terasa seperti sebuah kemenangan. Tetapi perubahan nyata hanya terjadi jika komunitas, kelompok, dan jaringan audiens kita mengadopsi perubahan ini terlebih dahulu. “Jika pesanmu tidak tersebar, pesan itu tidak akan berfungsi.” Anat Shenker-Osorio Komunitas, kelompok, dan jaringan adalah arus yang membantu orang menemukan rasa memiliki, identitas, dan keamanan. Mereka berbagi informasi dan mengembangkan ide, yang kemudian dapat diadopsi atau dibangun oleh anggota mereka. Untuk mempengaruhi seseorang, mereka tidak harus sepenuhnya setuju dengan kita. Sebaliknya, kita mungkin ingin mereka bereaksi dengan cara yang melemahkan posisi mereka saat ini atau mengganggu kendali mereka. Ketika anggota berpengaruh dari jaringan kami tidak setuju dengan kami, itu dapat membuat kami mempertimbangkan kembali posisi kami. “Faktor-faktor yang menentukan bagaimana orang memilih ikatan jaringan mereka juga merupakan faktor yang menentukan siapa yang mempengaruhi perilaku mereka.” Damon Centola Setiap jaringan selalu berbagi nilai, prioritas, dan pengalaman di antara anggotanya. Untuk mempengaruhi seseorang, kita perlu menjangkau dan mengaktifkan anggota jaringan mereka yang paling dipercaya. Ini juga berlaku untuk komunikasi antara jaringan yang berbeda. “Dibutuhkan seribu suara untuk menceritakan satu kisah.” Nez Perce peribahasa Penduduk Asli Amerika Untuk mempengaruhi sebuah komunitas, kelompok, atau jaringan di sekitar suatu target, kita harus: Ulasan: Identifikasi jaringan yang menjadi bagian dari target, seperti keluarga mereka atau kabinet pemerintah. Risiko dan imbalan: Pilih jaringan dengan ikatan terkuat di antara anggotanya. Pertimbangkan: Ikatan kuat vs ikatan lemah dalam jaringan target (misalnya keluarga vs. kabinet pemerintah) Risiko sosial vs imbalan sosial bagi anggota kelompok yang mengadopsi keyakinan atau perilaku baru Ikatan kuat vs lemah antara jaringan Hubungan: Identifikasi anggota jaringan yang memiliki hubungan terdekat dengan target. Anggota-anggota ini perlu mengadopsi dan menyebarkan keyakinan baru itu. Capai: Pastikan cerita atau pesan Anda disampaikan di tempat-tempat di mana jaringan dan target akan melihatnya. Ketahui kapan dan di mana mereka akan melihatnya. Pengulangan: Ulangi pesan Anda melalui cerita, pesan, dan cara lainnya berkali-kali. Gunakan pengirim pesan tepercaya (lihat Bab 13) untuk membantu menyebarkan pesan. Individu mungkin mengubah pandangan mereka atau membuat keputusan, tetapi mereka mungkin tidak akan berpegang pada keputusan tersebut jika komunitas mereka juga tidak berubah. Ingat untuk menggunakan semua bab di bagian ini untuk membingkai pesan Anda dengan nilai yang tepat, menargetkan orang yang tepat, dan memicu jalan pintas mental yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda. Selengkapnya Lin, Nan: Modal Sosial: Sebuah Teori Struktur Sosial dan Tindakan: https://www.cambridge.org/core/books/social-capital/E1C3BB67419F498E5E41DC44FA16D5C0 CERITA Polisi yang semena-mena, Sudan Perempuan di Sudan menghadapi penindasan yang parah di bawah rezim Presiden Omar al-Bashir, yang memerintah dari 1989 hingga penggulingannya pada 2019. Kebijakan pemerintahnya termasuk undang-undang moral yang membatasi kebebasan wanita dan mengizinkan hukuman fisik. Undang-Undang Ketertiban Umum Negara Khartoum 1996 memiliki dampak gender tertentu, dengan perempuan menjadi sasaran kekerasan berbasis gender dan pembatasan mobilitas - tidak hanya mempengaruhi otonomi tubuh mereka tetapi juga hak-hak sosial ekonomi mereka. Ketika protes di seluruh negeri meletus pada bulan Desember 2018, dipicu oleh keluhan ekonomi dan didorong oleh tuntutan yang lebih luas untuk perubahan politik, rezim merespons dengan tindakan keras yang brutal, termasuk kekerasan dan intimidasi oleh petugas keamanan negara. Masyarakat sipil perlu mengorganisir dan mencegah kekerasan lebih lanjut terhadap para demonstran. Tantangannya adalah bagaimana melakukannya dengan aman. Perempuan adalah katalis perubahan kunci, banyak di antaranya dikenal secara simbolis sebagai “Kandakat” setelah ratu Nubia dan ibu ratu yang bersejarah. Mereka mendorong perubahan di berbagai tingkat - secara publik dan pribadi. Misalnya, sebelum protes, banyak wanita di Sudan telah menggunakan grup Facebook pribadi untuk bersosialisasi dan mendiskusikan kehidupan romantis mereka. tetapi sebagai respons terhadap penindasan, beberapa dari mereka mulai menggunakan platform ini sebagai cara untuk “dox” (mengungkap) para pria yang menyerang para pengunjuk rasa: “Jika Anda seorang wanita di Sudan yang telah memutuskan untuk mengambil tindakan politik, Anda sudah melawan begitu banyak otoritas. Dan setelah Anda membuat keputusan itu, pasukan keamanan tidak akan menakut-nakuti Anda.” Muzan Alnail, seorang insinyur dan pengunjuk rasa Ulasan: Perempuan mulai membagikan, di grup Facebook ini, foto-foto pria yang mereka lihat menyerang para pengunjuk rasa, bertanya di grup apakah yang lain tahu identitas mereka. Risiko dan Imbalan: Hadiah sosial bagi wanita yang terlibat sangat tinggi. Mereka dapat mempertahankan anonimitas saat berpartisipasi dalam aktivisme, dan upaya mereka dapat menghasilkan perubahan nyata dalam perilaku petugas keamanan. Hubungan: Ketika foto-foto petugas dibagikan, anggota grup dengan cepat memberikan informasi rinci, sering kali bersumber dari koneksi pribadi. Ini termasuk nama, alamat, dan riwayat pribadi, secara efektif memanfaatkan hubungan dekat dalam komunitas untuk mengumpulkan informasi. Capai: Pesan-pesan yang mengekspos petugas keamanan disebarkan melalui grup Facebook pribadi, yang dapat diakses melalui Jaringan Pribadi Virtual (Virtual Private Networks, VPN) setelah pemerintah memblokir media sosial. Anonimitas yang diberikan oleh kelompok-kelompok ini membuat sulit bagi rezim untuk melacak para penyelenggara. Pengulangan: Para wanita secara konsisten mengulangi pesan mereka melalui berbagai pos dan diskusi dalam kelompok. Mereka berbagi cerita tentang keberhasilan mereka memaparkan petugas keamanan, mendorong selalu waspada, dan menggunakan anggota yang tepercaya untuk menyebarkan pesan lebih jauh. Pengulangan ini membantu memperkuat gagasan bahwa petugas keamanan tidak tak terkalahkan dan bahwa tindakan mereka memiliki konsekuensi di dalam komunitas mereka sendiri. “Suatu ketika, seorang wanita menanggapi seorang pria yang membagikan foto seorang agen keamanan nasional, dengan mengatakan bahwa dia akan membagikannya dengan kelompoknya. Dalam lima menit, kami mendapatkan informasi tentang dia: nama ibunya, apakah dia sudah menikah atau tidak. Beberapa mantan pacarnya ada di grup dan membicarakan tentangnya. Itu adalah saat ketika segalanya mulai berubah dalam kelompok. Secara tiba-tiba, orang-orang menyadari: ‘Kita bisa menggunakan ini.’” Enas Suliman, guru memberi tahu BuzzFeed News Hasilnya signifikan:: Para petugas keamanan, yang sebelumnya yakin akan anonimitas mereka, mulai takut akan terpapar. Laporan muncul tentang petugas yang menyembunyikan wajah mereka di depan umum, dan beberapa bahkan diusir dari lingkungan mereka setelah diidentifikasi. Momentum yang diciptakan oleh tindakan-tindakan ini berkontribusi pada tekanan keseluruhan terhadap rezim, yang mengarah pada partisipasi luas dalam protes dan kejatuhan akh Bashir pemerintah pada bulan April 2019. Baca lebih lanjut: Ali, N.M. (2019) Kelompok perempuan Sudan di Facebook dan # Ketidakpatuhan_Sipil: Nairat atau Thairat?(Bersinar atau revolusioner?). https://www.cambridge.org/core/journals/african-studies-review/article/abs/sudanese-womens-groups-on-facebook-and-civildisobedience-nairat-or-thairatradiant-or-revolutionary/BC66DCA737353C5C6BB9154279E2A50A Perempuan Sudan di jantung revolusi: https://africanfeminism.com/sudanese-women-at-the-heart-the-revolution/ CERITA Undang-Undang Perlindungan Hak Orang Transgender, Pakistan, 2018 Pada 2018, parlemen Pakistan mengesahkan Undang-Undang (Perlindungan Hak) Orang Transgender, sebuah undang-undang yang inovatif yang memungkinkan individu untuk mengidentifikasi diri sebagai transgender dan memiliki identitas ini diakui dalam dokumen resmi. Hukum juga melarang diskriminasi terhadap orang transgender, yang dikenal sebagai Khawaja Sira di Pakistan, dan menegaskan hak mereka untuk berpartisipasi sepenuhnya dalam kehidupan demokratis, termasuk untuk memilih dan mengambil bagian dalam jabatan publik. Di bawah undang-undang ini, negara berkewajiban untuk memastikan perlindungan mereka, melalui "Pusat Perlindungan dan Rumah Aman”, serta penjara terpisah atau tempat penahanan lainnya. Komunitas Khawaja Sira menghabiskan bertahun-tahun untuk membangun koalisi luas yang mencakup anggota gerakan feminis, pengacara hak asasi manusia, dan aktivis komunitas lainnya. Mereka dengan hati-hati mempertimbangkan berbagai rute untuk membangun juara dan utusan yang tepercaya di seluruh elemen kunci dari sistem negara dan masyarakat. Ini melibatkan lima langkah untuk melibatkan komunitas: Ulasan: Kampanye mengidentifikasi jaringan kunci dalam dunia sosial dan politik Pakistan yang dapat mempengaruhi pengesahan undang-undang. Ini termasuk: Parlementer Pemimpin rohani Media Kunci Masyarakat umum. Risiko dan Imbalan: Syed Naveed Qamar, seorang anggota parlemen, menjadi pelaku utama yang didukung oleh beberapa senator. Seiring dengan perkembangan kampanye, penghargaan sosial bagi parlemen ini sangat signifikan—mereka dapat dilihat sebagai pembela hak asasi manusia dan kesetaraan. Namun, risiko sosial juga tinggi, terutama di masyarakat konservatif di mana dukungan untuk hak transgender dapat dianggap kontroversial. Hubungan: Kampanye membutuhkan waktu untuk membangun hubungan di awal proses, seperti dengan pemimpin rohani. Meskipun ada beberapa pemimpin agama yang menentang ide tersebut, Dewan Ideologi Islam, sebuah badan konstitusi yang memberikan saran kepada parlemen tentang undang-undang, memberikan dukungan mereka, terutama dalam hal hubungannya dengan penegakan hak-hak yang diatur dalam Hukum Syariah. Capai: Para aktivis fokus untuk memicu dialog di media tentang pengalaman hidup komunitas Khawaja Sira dan berbagai bentuk diskriminasi yang mereka hadapi. Dialog-dialog ini menarik perhatian pada signifikansi sejarah dan budaya mereka di wilayah tersebut; serta kebutuhan mendesak untuk memutus stigma, diskriminasi, dan kekerasan terhadap mereka serta menegakkan hak-hak dasar mereka. Pengulangan: Dengan membangun aliansi dengan gerakan feminis, anggota parlemen, dan pemimpin agama yang berbicara sendiri, kampanye ini dapat memanfaatkan sentimen publik umum, yang telah terbukti dalam penelitian, bahwa orang transgender tidak seharusnya menjadi korban kekerasan dan diskriminasi semacam itu. Apa yang terjadi selanjutnya Khawaja Sira ikut merancang RUU, yang sekarang telah disahkan Pakistan sebagai Undang-Undang Meskipun akan memerlukan waktu untuk mengevaluasi dampak undang-undang tersebut terhadap hak-hak komunitas Khawaja Sira di seluruh Pakistan, pasti ada peningkatan visibilitas kepemimpinan mereka dalam politik dan institusi sejak saat itu. Dalam pemilihan umum 2024, 3.000 pemilih transgender terdaftar dalam daftar pemilih dan ada tiga wanita transgender yang ikut secara independen sebagai calon. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mengatasi marginalisasi yang luas dan kekerasan terhadap mereka adalah tantangan jangka panjang yang jauh lebih besar. Selanjutnya, dalam 2023, Mahkamah Syariah Federal Pakistan menyatakan bahwa elemen-elemen dari Undang-Undang Orang Transgender tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, dan sekarang ini menjadi subjek perdebatan publik, di mana pembelaan oleh anggota berbagai komunitas, termasuk pemimpin politik, akar rumput, pemimpin agama, dan media sangat penting.*** Catatan kaki: *https://www.undp.org/pakistan/publications/journey-mapping-transgender-political-candidates **https://www.thedailystar.net/opinion/geopolitical-insights/news/pakistan-elections-2024-widespread-exclusion-the-trans-community-3538386 *** https://tribune.com.pk/story/2378007/law-minister-defends-transgender-act ; https://www.theguardian.com/world/2022/nov/20/pakistan-trans-community-steps-out-of-shadows ALAT Matriks jaringan Plot: Identifikasi dan petakan hubungan kunci, komunitas, dan para penyampai pesan yang paling berpengaruh (mis., media berita) pada matriks. Perluas: Uraikan hubungan dan kelompok ini hingga ke individu yang paling berpengaruh dan petakan mereka pada matriks. Temukan kesenjangan: Identifikasi di mana terdapat kesenjangan dalam transfer informasi ke jaringan kunci. Isi kesenjangan: Temukan aktor/penyampai pesan saat ini atau yang sedang muncul dari latihan sebelumnya yang dapat membantu. Pertimbangkan bagaimana Anda dapat menghubungkan atau membantu aktor/komunitas kunci untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyalurkan pesan. Uji realitas Tinjau narasi yang berlaku dan potensi kontra-narasi. Pahami nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh target, bagaimana mereka mengambil keputusan, dan siapa yang memengaruhi mereka. Rencanakan pendekatan Anda untuk menjangkau mereka dan kembangkan pitch singkat (elevator pitch) untuk setiap langkahnya (penyampai pesan/anggota jaringan/target). ALAT Jaringan & Riak Petakan di bagan samudra jaringan yang telah Anda identifikasi. Mulailah jaringan dari tingkat terdalam tempat mereka memengaruhi informasi (narasi mendalam / narasi / cerita / interaksi / pesan). Di mana Anda akan memprioritaskan upaya Anda, kapan, dan bagaimana? Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 7: Solidaritas adalah sebuah kata kerja | Uncommon Sense
Bagian 2 Equilibrium Bab 7 Solidaritas adalah sebuah kata kerja Keadilan bergantung pada solidaritas: menghadapi privilese dan kekuasaan sambil mendukung orang lain dalam perjuangan mereka. Penindasan bekerja di semua tingkat sistem, dan pendekatan interseksional membantu kita membongkarnya. Keadilan belum tercapai jika masih ada yang tidak bebas. Pengalaman, hubungan, dan kekuasaan tidak terbatas pada apa yang bisa kita lihat atau katakan. Ada yang terlihat, tidak terlihat, dan tersembunyi, dan terjadi dalam skala kecil dan besar di dalam organisasi dan masyarakat kita. Untuk mengadaptasi definisi sederhana tentang rasisme* ke penindasan, kita bisa mengatakan: Hak Istimewa + Prasangka x Kekuasaan = Penindasan Solidaritas adalah praktik aktif yang berkelanjutan untuk menghadapi kekuatan, hak istimewa, dan prasangka kita sendiri serta mendukung orang lain dalam perjuangan mereka. Penindasan adalah perlakuan tidak adil yang terus-menerus atau penggunaan kekuasaan terhadap orang lain. Hak istimewa adalah keuntungan atau hak yang menguntungkan anggota kelompok tertentu di atas yang lain. Prasangka adalah perasaan atau pendapat yang telah dipersepsikan sebelumnya tentang orang lain. Perubahan tidak akan terjadi dalam situasi kosong. Kita perlu saling mendukung dalam perjuangan masing-masing supaya dunia lebih adil. Inilah solidaritas. Tidak selalu mudah untuk menghadapi tantangan dan ketidaknyamanan ini dalam diri kita, tetapi solidaritas jangka panjang itu penting. Ini bisa berarti membuat pengorbanan pribadi, mengubah pandangan dunia kita sendiri dan mengorbankan teman-teman serta keluarga demi melakukan kebenaran. “Ketidakadilan di suatu tempat adalah ancaman bagi keadilan di semua tempat. Kita terjebak dalam jaringan saling ketergantungan yang tak terhindarkan, terikat dalam satu baju takdir. Apapun yang mempengaruhi satu orang secara langsung, mempengaruhi semua orang secara tidak langsung.” Martin Luther King Jr, surat dari penjara Alabama, 1963 Penindasan hidup dalam sistem dan dapat mempengaruhi kita semua dengan cara yang berbeda pada saat yang bersamaan. Kami telah mengadaptasi "Empat I penindasan"* menjadi lima tingkat untuk menunjukkan bagaimana penindasan terjadi pada kita. Mencoba untuk menantang penindasan di salah satu tingkat sistemnya akan mempengaruhi dan menarik yang lainnya: Internal (Tingkat): Pandangan kita tentang diri kita sendiri ditentukan oleh ketidaksetaraan, informasi, struktur, dan keyakinan dari sistem yang dominan. Inequalities atau Ketidaksetaraan (Level bagaimana): Elemen, aliran, dan penyangga elemen yang memastikan hasil hidup dan pendapatan yang berbeda di antara kita - dan bagaimana mereka saling berinteraksi dan memberikan umpan balik satu sama lain. Interpersonal (Tingkat di mana): Akses informasi dan hubungan yang memengaruhi bagaimana kita menilai satu sama lain dalam kaitannya dengan identitas yang saling bersilangan. Institutional (Tingkat Siapa): Institusi dan struktur yang membeda-bedakan orang yang memiliki identitas berbeda karena rasisme, seksisme, kelasisme, homofobia, dan lainnya. Ideologis (Tingkat mengapa): Ide, asumsi, dan keyakinan yang membentuk pemahaman kita tentang apa yang benar, baik, adil, dan tepat. “Tidak ada perjuangan demi satu hal saja karena hidup kita dipenuhi oleh lebih dari satu hal” Audre Lorde Sama seperti sistem yang tumpang tindih dan saling berinteraksi, penindasan dapat menggabungkan, membagi, dan menyatukan orang. Interseksionalitas, sebuah istilah yang diciptakan oleh Profesor Kimberlé Williams Crenshaw yang menggambarkan tumpang tindih antara identitas sosial seperti ras, gender, dan kelas, serta penindasan seperti rasisme, seksisme, dan homofobia. Bentuknya bisa berbeda tergantung pada tempat atau konteks budaya di mana kita berada. Perlu disadari bahwa teori ini berakar pada pekerjaan yang dilakukan Profesor Crenshaw terkait pengalaman perempuan kulit hitam dalam sistem peradilan. Interseksionalitas sebagai lensa dan pendekatan analitis pada dasarnya adalah tentang rasisme - terutama anti-kulit hitam, yang tumpang tindih dengan seksisme dan kelasisme. Hak Istimewa adalah hak atau keuntungan khusus yang dialami oleh individu atau kelompok. Pemilik identitas yang saling berpotongan cenderung mengalami berbagai jenis penindasan dan kadang memiliki hak istimewa, sehingga perspektif dan pengalaman mereka berbeda dari yang hanya mengalami lebih sedikit penindasan. Hanya mempertimbangkan kelompok "paling terpinggirkan" bisa berisiko karena "paling terpinggirkan" sering kali didefinisikan oleh ketidakmampuan kita untuk mengenali hak istimewa dan bias kita sendiri. Kita perlu berpikir melampaui batas-batas biasa kita. “Jika Anda datang ke sini untuk membantu saya, maka Anda sedang membuang-buang waktu...Tapi jika Anda datang karena pembebasan Anda terikat oleh pembebasan saya, maka mari kita bekerja sama.” Kelompok aktivis Aborigin Cerita yang bertahan paling lama berdasarkan bintang-bintang di langit berasal dari kolaborasi komunitas proaktif, yaitu keinginan untuk menemukan pemahaman bersama selama berabad-abad. Berkolaborasi dengan niat seperti ini ibaratnya menerapkan gravitasi kita sendiri pada dunia di sekitar kita. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, kita perlu secara proaktif hancurkan penindasan untuk menciptakan sistem yang lebih sehat. Suatu masalah bisa mempengaruhi orang secara berbeda, jadi kita perlu bekerja sama untuk menemukan solusi yang cocok untuk semua orang. Bekerja sama menceritakan kisah yang memiliki pesan penting dapat berdampak positif pada masyarakat selama bertahun-tahun ke depan. Selama lebih dari 100 tahun terakhir, sebagian besar rencana kampanye di Eropa dan Amerika Utara sebagian besar gagal berfokus pada penghancuran sistem yang menindas atau memberikan ruang bagi yang paling tertekan untuk membangun kekuatan mereka. Kami mengusulkan pendekatan radikal terhadap kekuasaan, sistem, dan solidaritas untuk mendukung orang lain dalam mencapai tujuan mereka: Ulasan: Lihat lagi di setiap tingkat peta bintang sistem target Anda untuk melihat bagaimana penindasan terlihat secara ideologis, internal, institusional, dan interpersonal. Belajar: Belajarlah dari berbagai sumber daya online atau offline tentang penindasan dan interseksionalitas. Dengarkan kelompok yang terdampak oleh penindasan yang terpelihara karena sistem dan amati hubungan utama yang memperkuat hal ini. Benar-benarlah berusaha memahaminya. Jangan membebani kelompok yang terdampak dengan meminta mereka untuk mengajari Anda. Lakukan refleksi diri yang berkelanjutan tentang hak istimewa dan asumsi Anda sendiri. Tanyakan pada diri Anda, apa peran Anda dalam mempertahankan dan hancurkan status quo? Bagaimana Anda dapat berkontribusi dengan adanya hak istimewa Anda? Ciptakan: Buatlah ruang untuk kelompok yang tertekan dalam pengambilan keputusan bersama, dalam memastikan dan merefleksikan data yang terpisah, dan dalam pesan Anda. Bawa mereka ke pertemuan advokasi dengan pengambil keputusan. Pusatkan suara mereka untuk memastikan mereka didengar bersamamu, bukan di belakangmu. Ini akan menegaskan kesetaraan gerakan dan mulai menggeser norma-norma berbahaya yang terikat dalam sistem. Bagikan: Bagikan informasi, ruang kerja, dana, relawan, dan sumber daya lainnya. Ulangi: Selalu konsisten dalam memenuhi komitmen Anda. Jangan campai menciptakan hierarki yang tidak adil dalam pergerakan. Solidaritas berarti bersedia mengorbankan keyakinan Anda sendiri demi kebaikan gerakan yang lebih luas jika kelompok yang paling tertekan percaya bahwa ini akan mendukung perjuangan mereka dengan sebaik-baiknya. Buat anggotaa perwakilan dari kelompok dan organisasi kunci dalam kampanye Anda sendiri. Renungkan siapa yang membentuk kepemimpinan. Usahakan selalu terlihat, praktis, proaktif, dan berkomitmen. Telah terbukti bahwa gerakan yang beragam dan tidak terduga, di mana orang-orang yang mengalami penindasan yang berbeda berorganisasi bersama, dapat memiliki dampak besar pada pengambilan keputusan politik. KONSEP Siklus Penindasan Sumber: *Baca lebih lanjut tentang empat I dalam penindasan: https://www.grcc.edu/sites/default/files/docs/diversity/the_four_is_of_oppression.pdf **Roda Hak Istimewa https://unitedwaysem.org/wp-content/uploads/2021-21-Day-Equity-Challenge-Social-Identity-Wheel-FINAL.pdf CERITA Breaking Barriers: Feminist Levers & Loops in Urban Mobility Transformation. Bangalore, India, 2019-2023 Pada tahun 2019, lalu lintas dan polusi udara di Bangalore adalah masalah utama. Orang-orang terjebak macet selama berjam-jam. Karena kurangnya transportasi umum, kepemilikan kendaraan pribadi lebih tinggi dari sebelumnya. Pohon-pohon ditebangi untuk membangun lebih banyak jalur jalan dan jembatan. Para aktivis iklim dan mobilitas mendesak warga untuk berjanji tidak pakai mobil, dan berhasil menekan otoritas setempat untuk membangun jalur sepeda sepanjang 75 km. Namun, sistem transportasi umum sangat buruk, sementara infrastruktur yang ramah mobil berarti kita harus menghabiskan lebih banyak untuk mobil mereka, sehingga masalah semakin parah dan jalur sepeda hampir tidak terpakai. Kampanye tersebut gagal menemukan tuas yang mampu membawa perubahan. Jadi Greenpeace India bekerja sama dengan sekutunya untuk menggali lebih dalam untuk mencari cara mengurangi penggunaan kendaraan dan meningkatkan mobilitas perkotaan. Mereka mengambil langkah-langkah berikut: Belajar Melakukan penelitian audiens besar di antara kelompok orang yang terkena dampak oleh pengucilan sistemik yang saling berinteraksi, hambatan, dan penindasan. Mereka menemukan bahwa hampir 40% dari para pengguna jalan adalah wanita. Para wanita ini mengalami berbagai bentuk penindasan yang tumpang tindih yang sangat mempengaruhi keselamatan dan agensi mereka dalam sistem transportasi: Interpersonal (Tingkat di mana): Salah satu hambatan terbesar bagi wanita yang berkomuter di Bangalore adalah keselamatan - dari transportasi umum hingga jalur sepeda, mereka mengalami berbagai ancaman mulai dari pelecehan hingga penculikan atau bahkan yang lebih buruk. Ketidaksetaraan (Tingkat apa): Ketika Covid melanda, sebagian besar populasi kelas pekerja tidak mampu membeli mobil dan oleh karena itu mereka harus berjalan kaki. Kelembagaan (Tingkat Siapa): Perempuan dari latar belakang sosial ekonomi kelas pekerja tidak memiliki sepeda atau kendaraan roda dua, sehingga beban waktu dari tugas harian mereka - mulai dari mengantar anak-anak mereka ke sekolah, kembali dan memasak untuk rumah tangga, dan kemudian pergi ke tempat kerja mereka, seperti pabrik - meningkat secara besar-besaran. Ideologis (Tingkat mengapa): Mobil selalu menjadi simbol status di sebagian besar India. Tetapi secara umum, penduduk kota merasa jauh lebih aman di kendaraan pribadi sehingga lebih memilihnya. Internal (Tingkat level): Ancaman keselamatan, hambatan, dan biaya perjalanan, serta meningkatnya beban waktu kerja dan perawatan yang tidak dibayar sehingga sangat sulit bagi sebagian besar wanita. Ciptakan Koalisi memutuskan untuk fokus pada wanita pengguna jalan sebagai audiens utama mereka. Mereka merancang kampanye berdasarkan kebutuhan dan hambatan mereka: Lebih dari 200 warga berkumpul untuk membahas bagaimana anggaran kota seharusnya digunakan dan seperti apa sistem mobilitas di kota. Dalam Fase 1 koalisi bertujuan untuk mengubah narasi tentang hak perempuan kurang mampu dari kelas pekerja untuk memiliki akses ke sepeda bergear yang lebih murah yang dapat mereka naiki sambil mengenakan sari. Dalam Fase 2 koalisi bertujuan untuk membuat transportasi umum lebih terjangkau dan dapat diakses, dengan mengkampanyekan jalur bus yang akan memastikan perjalanan yang lebih cepat. Koalisi ini meminta perempuan dari berbagai sektor untuk bergabung dalam kampanye perencanaan dan advokasi. Di dalamnya termasuk kelompok feminis, asosiasi pemilik toko yang dipimpin wanita, gerakan transgender, dan beberapa sekutu yang tidak biasa bergandeng tangan untuk merebut kembali dan berbagi ruang kota serta menegaskan hak mereka menggunakan jalan. Ulangi Sebuah pesan kunci adalah untuk mengaitkan perjalanan dengan kebebasan. Pesan ini sangat diterima wanita terutama dalam konteks budaya di mana kampanye ini dijalankan. Kampanye tersebut mencapai beberapa kemenangan besar: Pendekatan yang berfokus pada sistem membantu kelompok wanita kelas pekerja dengan status sosial ekonomi untuk mendorong dan mencapai perubahan di seluruh sistem. Partai politik oposisi membuat komitmen manifesto untuk menjadikan bus gratis bagi perempuan. Ketika partai ini memenangkan pemilihan negara bagian, mereka menepati janji mereka. Jumlah penumpang wanita harian meningkat dari 39% menjadi 57%. Kemenangan besar ini di sekitar mobilitas dan gender meningkatkan rasa agensi yang dirasakan oleh perempuan di seluruh gerakan, tidak peduli dari mana mereka berasal. Warga yang terlibat dalam pengambilan keputusan tingkat kota merasa sebagai bagian dari kolektif dan ini meningkatkan solidaritas untuk masalah lain yang membantu mereka merebut kembali hak dan ruang mereka di kota untuk menciptakan ruang perkotaan yang lebih berkelanjutan dan adil. Pendekatan yang empatik terhadap audiens untuk benar-benar memahami hambatan emosional dan psikologis orang-orang membantu mereka merancang strategi yang mengubah narasi seputar mobilitas kota. Percakapan tentang mobilitas yang responsif gender, aman, untuk perempuan dan gadis telah meningkat dalam prominensi di seluruh India. Tidak diragukan lagi kampanye seperti ini telah berperan dalam membangun massa kritis di mana perempuan memimpin percakapan tentang peran pemerintah dalam mengajukan kebijakan dan sumber daya untuk menangani masalah ini. Sebagai contoh, Rencana Pembangunan Mumbai 2034 memasukkan bab baru tentang gender dan inklusi, mengakui pentingnya analisis dan tanggapan akan gender dalam perencanaan kota. ALAT Roda identitas sosial Roda Identitas Sosial United Way untuk Michigan Tenggara adalah alat yang terus berkembang untuk membantu memetakan berbagai dimensi identitas sosial kita. Kutipan dari mereka: "Roda memungkinkan kita untuk lebih memahami bagaimana identitas kita membentuk pengalaman di semua dimensi." Identitas sosial mengacu pada aspek-aspek seseorang yang terbentuk sehubungan dengan masyarakat tempat mereka berada. Alih-alih ciri-ciri kepribadian atau minat yang membentuk identitas dan perasaan diri Anda,identitas sosial menggambarkan kelompok yang dibangun secara sosial yang hadir dalam lingkungan tertentu dalam masyarakat manusia (ras/gender/agama, orientasi seksual, dll.).” Cobalah menggambar roda ini dan menambahkan "keanggotaan" atau identitas yang sudah Anda klaim atau yang telah diberikan kepada Anda, untuk setiap kelompok identitas. ALAT Privilege Walk Latihan ini ideal untuk dilakukan bersama dalam kelompok. Langkah Privilege Membantu kita masing-masing mempertimbangkan privilege kita sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain. Dapat mengungkap keuntungan tersembunyi atau tak terlihat yang diberikan oleh latar belakang, kelas sosial, ras, gender, atau identitas lain. Dapat mendorong kita untuk berpikir lebih dalam tentang bagaimana kita mungkin dipersepsikan sebelum, selama, dan setelah berinteraksi dengan orang lain dalam sistem. Karena itu, latihan ini dapat memberi arahan tentang bagaimana kita perlu bekerja lebih keras untuk mempraktikkan solidaritas proaktif, kolaborasi, dan inklusivitas. Instruksi Minta peserta membentuk garis lurus melintasi ruangan dengan jarak sekitar satu rentang tangan, sisakan cukup ruang di depan untuk maju 10 langkah dan cukup ruang di belakang untuk mundur 10 langkah. Bacakan pernyataan-pernyataan di bawah ini satu per satu. Setelah semua pernyataan dibacakan, minta setiap peserta menyebutkan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka. Tanyakan kepada kelompok: Apakah ada yang ingin berbagi lebih banyak tentang perasaannya? Apakah ada kalimat tertentu yang terasa lebih berdampak dibanding yang lain? Bagaimana rasanya menjadi salah satu orang di “belakang” garis? Bagaimana rasanya menjadi salah satu orang di “depan” garis? Jika ada yang sendirian di satu sisi, bagaimana rasanya? Apakah ada orang yang selalu berada di satu sisi garis? (Jika ya: Bagaimana rasanya?) Apakah ada yang merasa mereka mengalami tingkat privilege yang rata-rata, tetapi ternyata lebih banyak atau lebih sedikit dari yang dipikirkan? Apakah ada yang berpikir bahwa masa kecil mereka memiliki dampak lebih dalam pada jalur hidup mereka dibanding yang sebelumnya dibayangkan? Pernyataan Jika salah satu atau kedua orang tuamu lulus dari universitas, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu pernah bercerai atau terdampak perceraian, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika ada saat dalam hidupmu ketika kamu harus melewatkan makan atau merasa lapar karena tidak ada cukup uang untuk membeli makanan, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu memiliki disabilitas yang terlihat atau tidak terlihat, seperti kesulitan mendengar, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika rumah tanggamu mempekerjakan pembantu seperti tukang kebun, juru masak, pengasuh, dll., melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu memiliki akses transportasi, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu pernah merasa diterima di antara rekan kerja, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu sering merasa tidak aman berjalan sendirian di malam hari, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu dapat menjalani hidup tanpa takut terhadap pelecehan seksual, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika keluargamu pernah melarikan diri dari tanah airnya, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu mempelajari leluhurmu dan sejarah mereka di sekolah dasar, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika keluargamu memiliki asuransi kesehatan, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu pernah di-bully atau diejek karena sesuatu yang tidak bisa kamu ubah (seperti gender, etnis, ciri fisik, usia, atau orientasi seksual), melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika libur sekolah atau kerja kamu bertepatan dengan hari raya agama atau budaya yang kamu rayakan, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu pernah ditawari pekerjaan karena hubunganmu dengan teman atau anggota keluarga, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu pernah dihentikan dan diinterogasi oleh polisi karena dianggap mencurigakan, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu atau keluargamu pernah mewarisi uang atau properti, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu berasal dari lingkungan keluarga yang mendukung, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika salah satu orang tuamu pernah dipecat atau menganggur bukan karena pilihannya, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu pernah merasa tidak nyaman dengan lelucon atau pernyataan terkait ras, etnis, gender, penampilan, atau orientasi seksualmu, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika leluhurmu dipaksa pindah ke negara lain, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu tidak akan ragu untuk menelepon polisi saat ada masalah, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika kamu mengambil pinjaman untuk pendidikanmu, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika kamu dan pasanganmu bisa tampil sebagai pasangan di depan umum tanpa takut ejekan atau kekerasan, melangkahlah satu langkah ke depan. Jika pernah ada penyalahgunaan zat di rumahmu, melangkahlah satu langkah ke belakang. Jika orang tuamu pernah berkata bahwa kamu bisa menjadi apa pun yang kamu inginkan, melangkahlah satu langkah ke depan. Latihan ini diadaptasi dari langkah privilege Kiwanis: https://www.kiwanis.org/wp-content/uploads/2023/08/privilege-walk-2023v6.pdf Ada banyak variasi dari “power walk” atau “langkah privilege” yang telah digunakan dan diadaptasi oleh para pendidik feminis dan anti-rasis sejak setidaknya tahun 1990-an. Saat ini belum jelas siapa yang pertama kali mencetuskan ide ini, tetapi beri tahu kami jika kamu tahu! ALAT Daftar Periksa Anti-Penindasan Tinjau: Lihat kembali setiap level dari bagan bintang sistem target Anda untuk mengeksplorasi bagaimana penindasan muncul melalui ideologi, secara internal, institusi, dan antarpribadi. Belajar: Carilah, bertanyalah, dan dengarkan kelompok yang terdampak secara interseksional oleh sistem serta hubungan kunci yang menjaganya tetap kuat. Bagaimana mereka terdampak? Benar-benar usahakan untuk memahami hal ini. Periksa hak istimewa dan asumsi Anda. Bagaimana kita bisa mendukung kelompok-kelompok ini? Ciptakan: Berikan ruang bagi kelompok tertindas dalam pengambilan keputusan bersama, dalam data terpisah, dan dalam pesan Anda. Bawa mereka bersama Anda ke pertemuan advokasi dengan para pengambil keputusan. Pusatkan suara mereka agar benar-benar terdengar bersama Anda, bukan di belakang Anda. Ini menegaskan keadilan dalam gerakan. Bagikan: Bagikan informasi, pengetahuan, ruang kerja, dana, relawan, dan sumber daya lainnya. Ulangi: Konsistenlah dalam menepati komitmen Anda. Lawan reproduksi hierarki yang tidak adil dalam gerakan. Solidaritas berarti siap mengorbankan keyakinan pribadi demi kebaikan gerakan yang lebih luas, jika kelompok yang paling tertindas percaya bahwa hal itu akan paling mendukung perjuangan mereka. Bangun keanggotaan representatif dari kelompok dan organisasi kunci dalam kampanye Anda sendiri. Jadilah terlihat, praktis, proaktif, dan berkomitmen. Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 25: Akhir adalah awal | Uncommon Sense
Bagian 5 Energy Bab 25 Akhir adalah awal Bagian ini merefleksikan peran alami dari sebuah akhir dalam gerakan dan organisasi, menekankan bahwa melepaskan dapat menjaga energi, warisan, dan keadilan bagi pekerjaan di masa depan. Bagian ini mendorong refleksi, pembaruan, serta penerusan sumber daya atau peran ketika diperlukan agar gerakan dapat terus berkembang dalam ekosistem yang lebih luas. Bahkan api kita pun harus dipadamkan suatu hari nanti. Dampak perubahan iklim telah mengakibatkan semakin banyak kebakaran hutan yang merusak ekosistem dan membentuk ulang lingkungan kita. Ini sedang berubah di depan mata kita dan kita adalah penyebabnya. Pertanyaan keempat dan yang paling penting dalam refleksi adalah "Apa, saya?" Akhir adalah hal yang alami dan kita harus menerimanya seperti kita menerima kelahiran dalam siklus kehidupan. harga dari akhir yang buruk bagi sebuah organisasi dapat mencakup kehilangan keterampilan, pengalaman, niat baik, data, dan warisan. Ini bahkan dapat mencakup beban trauma yang mungkin dibawa oleh staf dan relawan ke majikan, kelompok, atau gerakan mereka berikutnya. “Akhir adalah bagian dari siklus alami pertumbuhan, perubahan, pembaruan, dan inovasi dalam sektor nirlaba.” Proyek Pengelolaan Kehilangan: Toolkit untuk Mendeteksi Akhir Meskipun api dapat menghancurkan, ia juga dapat membawa perubahan baik dan pembaruan. Ketika kita menghadapi kemunduran, kita juga harus siap untuk "gagal cepat" dan melanjutkan. Kita harus belajar untuk bertanya pada diri sendiri dan orang lain kapan saatnya untuk meredakan api kita dan meneruskan bara api kepada orang lain untuk melanjutkan gerakan perubahan. “Sejarah adalah sebuah estafet revolusi.” Saul Alinsky Biasanya metode evaluasi dan penilaian dampak digunakan di "akhir" kampanye jika suatu tujuan telah tercapai, jika terjadi kekalahan besar, atau jika seorang penyandang dana menarik dananya. Tetapi planet ini terus berputar dan ekosistem di sekitar kita terus mencari harmoni. Dalam Bagian kami telah merumuskan evaluasi sebagai refleksi dan tindakan, untuk belajar bagaimana sistem telah berubah dan apa yang telah terjadi pada energi kami. Sekarang kita harus melatih diri kita untuk belajar apa yang harus dilakukan dengan energi itu ketika saatnya untuk meneruskannya. “Kita harus bertanya apakah.. struktur dan organisasi terus memenuhi tujuan untuk mana mereka pertama kali dibuat. Apakah mereka setia pada semangat yang pernah menginspirasi mereka?” F. David Peat, Dari Kepastian ke Ketidakpastian Banyak kelompok dan organisasi mengatur kampanye dan program mereka untuk menghormati orang-orang, komunitas, atau tempat yang telah hilang atau terluka. Gairah yang kita miliki untuk pekerjaan kita adalah kuat dan abadi. Namun, penting untuk terus bertanya pada diri sendiri apakah kita membantu dengan cara terbaik untuk mencapai perubahan yang diinginkan oleh orang-orang dan komunitas. Mungkin lebih baik untuk mendistribusikan sumber daya kita kepada orang lain yang dapat lebih baik mengganggu status quo daripada mengganggu upaya mereka. Kami mungkin telah menjadi penting dalam membawa gerakan ini ke titik ini, tetapi kami mungkin tidak dapat membawanya lebih jauh. Mungkin kita kehabisan uang atau kehilangan dukungan dari mitra kita. Jawabannya terletak di ekosistem yang lebih luas. Itulah mengapa kami merekomendasikan agar setiap kampanye yang Anda lakukan mencakup kekuatan gerakan, kesetaraan, dan keadilan sebagai hasil kunci, yang terhubung dengan Bintang Dekat dan Bintang Panduan Anda. “Saya tidak mengatakan untuk menyingkirkan dua belas catatan itu. Saya mencintai apa yang telah dilakukan musik dan apa yang akan dilakukannya. Namun sebagai seorang musisi yang peduli terhadap musik, saya katakan, apa yang ada di luar dua belas nada itu?” Ytasha L. Womack, Afrofuturism: Dunia Budaya Sci-Fi dan Fantasi Hitam Di sini kami membagikan dua konsep: Tiga Horizon untuk membantu Anda memikirkan jalur yang diperlukan untuk perubahan, dan Kompas Gerakan untuk mengidentifikasi tahap mana gerakan Anda berada. Kemudian kami membagikan dua alat: sebuah Daftar Periksa Integritas untuk mengidentifikasi apakah Anda perlu melanjutkan peran Anda dalam mencapai perubahan itu dan sebuah Alat Pemeliharaan Api untuk memahami bagaimana mengakhiri peran Anda dan mendistribusikan kembali upaya. Jika Anda telah menyelesaikan latihan di bab ini dan memutuskan untuk melanjutkan kampanye Anda, kami sarankan Anda kembali ke awal proses S.E.N.S.E. untuk memeriksa apakah struktur dan keseimbangan target Anda dan organisasi Anda tetap sama seperti sebelumnya. Referensi (sumber formal): Rosamond Stone Zander dan Benjamin Zander, Seni Kemungkinan, hlm. 8 Baca lebih lanjut: Komitmen timbal balik Gesturing Towards Decolonial Futures sebagai contoh: https://decolonialfutures.net/ KONSEP Tiga cakrawala Forum Masa Depan Internasional dan praktisi masa depan lainnya mengembangkan model ini selama sepuluh tahun untuk memahami dan membimbing perubahan budaya. Ini membantu menjelajahi ide dan tindakan baru ketika masa depan tidak pasti. Ini juga dapat diterapkan pada organisasi. Tiga cakrawala adalah: Horizon 1 - Bisnis seperti biasa - Organisasi terus melakukan apa yang selalu dilakukannya. Sebagai seorang Manajer yang menghindari risiko. Konsekuensi: Narasi dominan, kekuasaan, dan hubungan dalam sistem mendominasi. Pertanyaan untuk ditanyakan kepada diri kita sendiri: Apa itu bisnis seperti biasa dan bagaimana kita sampai di sini? Mengapa kita percaya bahwa upaya kita tidak lagi sesuai dengan tujuannya? Seberapa cepat kita perlu mengakhiri? Apakah ada yang perlu kita pertahankan atau tidak hilang? Apa yang sedang sekarat di sini dan bagaimana kita bisa membantunya untuk melepaskan dan pergi dengan baik? Horizon 2 - Inovasi yang mengganggu Sebagai seorang Wiraswasta Konsekuensi: Mereka melihat manfaat dari kedua model dan dapat menerapkan pemikiran inovatif dari H3 untuk membantu mencapai masa depan yang H1 benar-benar inginkan di dalam hati - mengarah pada H2+ daripada H2- Pertanyaan untuk ditanyakan kepada diri kita sendiri: Apa saja visi di masa depan? Bagaimana kita bisa berkolaborasi dan tidak saling mengganggu? Apa arti menjadi disruptif, secara politik, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, dan lingkungan? Apa akar dari gangguan-gangguan itu dan apa artinya untuk mengembangkan bukan menyertakan mereka? Bagaimana kita bisa membantu sebarkan gangguan yang bermanfaat dan dengan siapa kita bisa bekerja? Horizon 3 - Pemikiran masa depan gambaran besar Sebagai seorang Sang Visioner Konsekuensi: Masa depan yang kita inginkan. Mereka akan meminta kita untuk mengambil risiko, bereksperimen, dan memikirkan kembali segala sesuatu secara menyeluruh. Pertanyaan untuk ditanyakan kepada diri kita sendiri: Apa masa depan yang ingin kita wujudkan? Benih masa depan apa yang sudah ada, yang mungkin bisa kita bantu kembangkan? Bagaimana? Atas karya siapa kemungkinan-kemungkinan ini dibangun? Apa yang sedang lahir di sini dan bagaimana kita bisa membantunya untuk tiba dengan baik? KONSEP Kompas gerakan Image/graph sourced from Beautiful Trouble: https://beautifultrouble.org/toolbox/tool/the-movement-cycle Gerakan NetLab (Movement NetLab) dan Masalah Indah (Beautiful Trouble) telah memperhalus upaya Herbert Blumer untuk memetakan siklus gerakan sosial. Sementara gerakan dan kampanye dapat berkembang, fleksibel, dan berfluktuasi dalam banyak cara yang berbeda, enam fase gerakan alat ini dapat membantu mengidentifikasi pola dan langkah selanjutnya: 1. Krisis yang Berkepanjangan Meningkatnya Kemarahan Publik Gerakan sering dimulai pada saat ketidakadilan dan frustrasi Fokus pada membangun kelompok Anda, meningkatkan kesadaran, dan membentuk hubungan yang kuat Jelaskan dengan jelas masalah Anda dan buatlah cerita yang menarik untuk menarik dukungan Ini membantu menciptakan peluang untuk bertindak 2. Kebangkitan Fase Heroik Identifikasi gerakan Anda berada dalam fase mana sekarang untuk memfokuskan upaya Anda secara efektif Fase pemberontakan dimulai dengan peristiwa pemicu yang memotivasi orang untuk bertindak Fase ini didorong oleh rasa tujuan yang diperbarui, bahkan tanpa rencana jangka panjang. 3. Puncak Bulan madu Selama pertumbuhan, gerakan Anda mendapatkan perhatian yang signifikan Tetap fokus pada pesan dan tujuan Anda Gunakan waktu ini untuk merekrut anggota baru, mengisi bahan bakar, dan mengumpulkan sumber daya untuk masa depan 4. Kontraksi: Kekecewaan Setelah beberapa keberhasilan, momentum mungkin melambat, dan konflik internal mungkin muncul. Fokus pada kesejahteraan dan ciptakan ruang aman untuk pemulihan emosional Jelaskan bahwa fase ini adalah hal yang normal dan gunakan untuk menganalisis kemajuan serta mengkonsolidasikan keuntungan. 5. Evolution: Pembelajaran dan Refleksi Setelah kemunduran, saatnya untuk membangun kembali Refleksikan pengalaman masa lalu dan reorganisasi gerakan Anda Mulailah proyek baru dan bereksperimenlah dengan tujuan baru untuk memberikan energi segar pada gerakan Anda. 6. Normal Baru Pertumbuhan kembali Perkuat aliansi, bangun infrastruktur, dan kembangkan keterampilan serta hubungan Sekarang, ambil tindakan tegas dan tetapkan agenda dalam menghadapi krisis atau peristiwa pemicu berikutnya Masalah Indah berbagi bahwa Siklus Gerakan membantu Anda melihat kontraksi bukan sebagai kegagalan tetapi sebagai fase strategis. Ini membimbing penyelenggara gerakan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan menyarankan taktik dan strategi yang efektif untuk setiap fase. Ingat untuk tetap membumi selama titik tinggi dan optimis selama titik rendah. Baca lebih lanjut: Gunakan versi interaktif yang memberikan lebih banyak tips tentang strategi dan taktik untuk setiap fase gerakan: https://beautifultrouble.org/compass CERITA Kampanye Cree melawan bendungan hidroelektrik James Bay, Kanada Orang Cree di Kanada Barat menghadapi krisis eksistensial pada tahun 1970 dan 1980 dengan proyek hidroelektrik James Bay yang diusulkan oleh Hydro-Quebec, yang mengancam untuk membanjiri tanah mereka dan mengganggu cara hidup tradisional mereka. Awalnya, para pemimpin Cree fokus pada kampanye hukum untuk menghentikan proyek tersebut, yang mengarah pada kemenangan sementara tetapi akhirnya kehilangan pijakan ketika Pengadilan Banding Quebec membatalkan putusan yang menguntungkan. Kebutuhan akan pergeseran strategis menjadi jelas dengan pengumuman Fase 2 dari proyek pada 1989. Sekitar waktu yang sama, para tetua Cree telah mulai mundur dari Dewan Agung yang telah mengarahkan kampanye. Anggota yang lebih muda mulai bergabung dengan Dewan, termasuk Kepala Agung baru Matthew Coon Come. Kepemimpinan ini harus mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah kita fokus pada lingkaran dalam dan hubungan yang tepat? Lingkaran dalam yang menggerakkan sistem tersebut termasuk mengabaikan suara-suara pribumi. Dengan beralih ke keterlibatan publik yang lebih gesit dan layak berita, kampanye dapat mencapai lebih banyak keberhasilan. Apakah kita orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini? Keterlibatan publik yang lebih besar bukanlah sesuatu yang sebelumnya didorong oleh para tetua Cree. Pada saat bendungan pertama dibangun, sekelompok muda Cree telah mengambil tempat di Dewan Agung Cree. Apakah kita efektif dalam bekerja dengan komunitas? Ya. Komunitas mempercayai Dewan Agung dan sekarang memberikan mandat kepada Dewan Agung untuk menggunakan cara apa pun yang diperlukan untuk menentang pembangunan fase kedua proyek tersebut. Haruskah kita bermitra dengan orang lain atau memberi mereka ruang? Keputusan untuk melibatkan mitra publik dan internasional seperti Greenpeace dan Sierra Club terbukti krusial dalam memperkuat perjuangan Cree. Strategi mereka secara umum mengikuti siklus gerakan: Krisis yang Berkepanjangan Menghadapi ketidakpedulian pemerintah, para pemimpin baru memanfaatkan kemarahan publik yang semakin meningkat terhadap hak lingkungan dan hak masyarakat adat, membangun sebuah gerakan yang bergema di luar batas-batas hukum. Kebangkitan Mereka menyalakan "fase heroik" dengan fokus pada aksi langsung, seperti protes, kampanye media, dan jangkauan internasional, beralih dari fokus yang murni hukum ke keterlibatan publik. Puncak Selama "fase bulan madu," gerakan Cree mendapatkan perhatian signifikan, terutama di AS, di mana lingkungan dan hak asasi manusia menjadi titik penggalangan untuk mempertahankan momentum. Kontraksi: Mengantisipasi konflik internal dan kelelahan, para pemimpin memastikan bahwa kampanye tersebut didorong oleh komunitas demi menjaga semangat dan solidaritas. Evolution: Setelah kemunduran awal, suku Cree merenung, mengatur ulang, dan menyesuaikan strategi mereka, sambil tetap memperhatikan tujuan akhir mereka. Normal Baru Kampanye ini berkembang menjadi gerakan yang lebih luas, mengintegrasikan hak-hak masyarakat adat dan masalah lingkungan ke dalam percakapan nasional dan mempengaruhi kebijakan di masa depan. Fase kedua dari kampanye itu berhasil: Fokus kampanye beralih dari pertempuran hukum yang sempit menjadi kampanye publik yang lebih luas dan lebih efektif yang melibatkan komunitas, media, dan audiens internasional di seluruh sistem. Pendekatan holistik ini pada akhirnya mengarah pada penangguhan fase kedua Transisi kepemimpinan strategis ini yang dipandu oleh pemikiran sistemik, memastikan bahwa Cree dapat menavigasi gerakan mereka secara efektif melalui berbagai fase, mencapai tujuan mereka sambil meletakkan dasar untuk advokasi di masa depan. Catatan: Untuk lebih lanjut tentang bagaimana orang Cree berhasil dengan fokus pada tingkat Siapa dalam sistem, lihat Bab 3: Tingkat adalah Tuas. Baca lebih lanjut: The Cree Nation of Waskaganish: Proyek James Bay https://waskaganish.ca/the-james-bay-project/ Non Violent Direct Action database: https://nvdatabase.swarthmore.edu/content/cree-first-nations-stop-second-phase-james-bay-hydroelectric-project-1989-1994 The Link Newspaper: Krisis Hidroelektrik - Pertarungan untuk Hidup di Utara, https://thelinknewspaper.ca/article/the-hydroelectric-crises-the-fight-to-live-in-the-north ALAT Pemeriksaan integritas Langkah 1: Tinjau bagan api Anda serta bagan tanah, bintang, lautan, dan badai Anda dalam kelompok, idealnya bersama sekutu. Langkah 2: Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini: Apakah perubahan sistem yang kita inginkan masih diperlukan? Apakah kita berfokus pada lingkaran dalam dan hubungan yang tepat untuk membuat perubahan ini terjadi? Apakah proses pengambilan keputusan dan komunikasi dalam sistem yang ingin kita ubah tetap sama? Apakah kita orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini? Apakah kita efektif ketika bekerja dengan komunitas untuk menciptakan perubahan yang kita inginkan? Haruskah kita bermitra dengan orang lain atau memberi mereka ruang untuk membantu mencapai visi atau misi kita? Catatan: Jika banyak jawaban Anda untuk pertanyaan-pertanyaan ini adalah Tidak, mungkin sudah waktunya mulai meredupkan api Anda dan menghentikan organisasi Anda. Gunakan alat berikut untuk tujuan ini. Catatan (tanda peringatan) Kampanye Anda telah melewati tenggat waktu atau tanggal akhir yang ditentukan Anda menggunakan dana darurat untuk menjaga kampanye tetap hidup Gerakan lainnya secara rutin memberi masukan bahwa upaya Anda tidak diperlukan Anda berhenti peduli Anda merasa punya sesuatu yang harus dibuktikan Anda takut gagal Anda telah berubah Anda mencoba menutupi banyak jam yang telah Anda habiskan Anda berpikir tidak punya pilihan lain* ALAT Menjaga api CATATAN: Alat ini bukan pengganti nasihat profesional, hukum, keuangan, atau lainnya. Ini dirancang untuk membantu Anda berpikir dari perspektif sistem dan komunikasi strategis tentang bagaimana menutup pekerjaan Anda dan mendukung orang lain untuk melanjutkan gerakan Anda. Langkah 1: Dokumentasikan evaluasi, eksplorasi, dan pembelajaran yang sudah Anda lakukan sejauh ini untuk membuat keputusan menutup kampanye atau organisasi Anda. Langkah 2: Tingkatan: Buat bagan sistem Anda dengan tingkatan Mengapa, Siapa, Di mana, Bagaimana, dan Apa. Langkah 3: Mengapa: Bersama kelompok, tuliskan nama kampanye atau organisasi lain yang bekerja untuk mencapai perubahan sistem serupa dengan Anda, dan yang memiliki nilai/minat yang sama, di kertas tempel. Contoh: Kampanye atau organisasi ini mungkin tidak melakukan kampanye publik, tetapi menempatkan perempuan dan anak perempuan di pusat pekerjaan mereka. Langkah 4: Siapa: Tempelkan kertas tempel ini pada tingkatan sistem tempat kampanye atau organisasi tersebut bekerja – misalnya memengaruhi hubungan kunci / menjangkau audiens / berkampanye untuk mengubah pajak. Mereka mungkin belum aktif dalam isu spesifik Anda, tetapi mungkin selaras dengan nilai-nilai Anda. Langkah 5: Di mana: Audit aset Anda – keterampilan, dana, koneksi yang telah Anda gunakan dalam kampanye: staf, sumber daya, pendanaan, hubungan. Organisasi dan kelompok mana yang terbiasa bekerja dengan aset serupa? Langkah 6: Bagaimana: Audit pendekatan Anda sejauh ini. Organisasi mana yang bisa melanjutkan pekerjaan Anda? Mana yang memiliki struktur dan praktik tata kelola (manajemen, akuntabilitas) yang kuat? Mana yang bisa segera mendapatkan momentum kembali sambil menjaga integritas pendekatan Anda? Mana yang bisa beradaptasi dan berputar menghadapi badai dengan sukses? Langkah 7: Apa: Keberlanjutan – Apakah Anda memiliki rencana suksesi yang layak, termasuk bagaimana menutup atau meningkatkan pekerjaan Anda? Bisakah Anda mentransfer aset ke organisasi lain? Apakah ada biaya tersembunyi? Apa hal-hal penting yang Anda tekankan harus dijaga oleh siapa pun yang mengambil aset Anda? Langkah 8: Diskusi: Bertemu dengan komunitas Anda, sekutu, dan orang-orang yang Anda inginkan untuk meneruskan obor pekerjaan Anda. Negosiasikan dan sepakati serah terima. Langkah 9: Narasi: Momen apa yang ingin Anda, tim Anda, pemegang hak yang bekerja dengan Anda, sekutu, dan lainnya tandai? Bagaimana Anda dapat menyatukan orang untuk merayakan? Cerita apa yang ingin Anda ceritakan yang dapat memperkuat gerakan dan membantunya melangkah lebih jauh? Bab Sebelumnya Kesimpulan
- Bagian 5: Energy | Uncommon Sense
Bagian 5 Energy Tujuan Berkumpul dengan orang lain untuk membahas apa yang telah berubah dan apa yang perlu terjadi selanjutnya. Cara gunakan bagian ini Baca panduan ini sebelum Anda mengevaluasi kampanye Anda. Apakah Anda telah mencapai tonggak besar atau menghadapi kemunduran, refleksi dan evaluasi ulang sangat penting dalam perjalanan komunikasi strategis berbasis sistem. Sebuah tonggak dapat menjadi akhir, awal yang baru, perubahan arah, atau hanya jeda. Selama ribuan tahun, manusia telah berkumpul di sekitar api untuk merayakan tonggak sejarah, berbagi cerita, dan untuk terhubung. Api mengubah energi yang kita masukkan ke dalam hidup dan kerja, menjadi cerita dan perubahan. Namun, seperti semua sumber daya alam lainnya, energi ini ada batasnya. Cara menggunakan energi itu sangat penting untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Di bagian ini, kami menggunakan diagram api sebagai alat untuk membimbing kami dalam cara kami menggunakan energi kami, melalui evaluasi, refleksi, kematian, dan pembaruan. Silakan baca bagian ini dan alat yang disediakan secara kronologis, sehingga Anda mempertimbangkan dalam urutan yang benar pertanyaan besar tentang langkah-langkah Anda selanjutnya. Ini termasuk: Apa?” dari refleksi Seperti menjaga api supaya tetap hidup, kita perlu mengawasi usaha kita dari semua sudut, tidak hanya fokus pada satu bagian. Ini berarti membangun refleksi yang teratur dan jujur ke dalam pekerjaan kita. Refleksi adalah sebuah tindakan dan sama pentingnya dengan keputusan apapun yang kita buat. Apa artinya?” dari refleksi Ketika sekelompok orang menonton api bersama, lebih mudah untuk mengetahui di mana dan kapan menambahkan kayu serta jenis kayu apa yang harus ditambahkan. Setiap pendapat itu penting karena setiap orang melihat dan mempercayai kebenaran yang berbeda. Usaha kolektif ini risiko dan pemahaman membantu kita melihat apa yang berhasil. “Apa sekarang?” dari refleksi Kita juga perlu berpikir ke depan dan memutuskan seberapa lama kita ingin api menyala, yang memberi tahu kita seberapa banyak dan jenis kayu apa yang harus ditambahkan dan kapan menambahkannya. Apa yang perlu kita lakukan hari ini untuk memberi manfaat generasi masa depan? Membakar kayu melepaskan energi yang tersimpan, sama seperti usaha kita melepaskan energi ke dunia. Akhir adalah sealamiah awal. Kita harus menerimanya sebagai bagian dari siklus kehidupan. Penting untuk bertanya apakah masih kita yang tepat untuk melanjutkan pekerjaan. Kita harus siap menghadapi kebenaran yang sulit. Ini adalah "Apa, saya?" dari refleksi.*** Footnote Sources: *Pedagogy of the Oppressed ***Adapted from Four Quadrant Partners work on Emergent Learning Tables Ringkasan bagian Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 6: Hubungan adalah kekuatan | Uncommon Sense
Bagian 2 Equilibrium Bab 6 Hubungan adalah kekuatan Sistem dibentuk lebih sedikit oleh individu dan lebih banyak oleh hubungan yang menahan dan mendistribusikan kekuasaan. Bab ini memperkenalkan Konstelasi Hubungan untuk mengungkap kekuasaan yang terlihat, tersembunyi, tak kasat mata, dan sistemik di seluruh jaringan. Carilah hubungan non-individu yang mengontrol cara kerja sistem. Ketika kita mencoba mengubah pola pikir, pendapat, atau perilaku seseorang, kita harus mempertimbangkan kekuatan atau ketidakberdayaan yang dirasakan orang itu dalam diri mereka dan kekuatan yang diekspresikan dalam hubungan yang mereka miliki. Seperti Bintang Panduan dan Bintang Dekat yang mewakili visi jangka panjang dan tujuan jangka pendek Anda, Konstelasi Hubungan akan menunjukkan letak kekuatan dalam suatu sistem. Ada empat bentuk kekuasaan: Kuasa Terlihat: Sebagai contoh, seorang Presiden memiliki kekuasaan atas warganya. Kuasa Tak Terlihat: Pemimpin tradisional dan agama memiliki kekuasaan atas warga dan anggota pemerintah. Kekuatan Tersembunyi: Bank atau korporasi dapat mempengaruhi kekuasaan pemerintah jika pemerintah tersebut berutang atau minta persetujuan mereka. Norma sosial memiliki kekuatan atas manusia, misalnya dalam beberapa budaya ada norma buka sepatu sebelum memasuki rumah. Kekuasaan Sistemik: Sistem dan struktur yang mendasari serta menegakkan kekuatan yang terlihat, tidak terlihat, dan tersembunyi. “Kekuasaan adalah kemampuan individu atau kelompok untuk menentukan siapa mendapatkan apa, siapa melakukan apa, siapa memutuskan apa, dan siapa yang menetapkan agenda.” Srilatha Batliwala, mengutip dan memperluas definisi kekuasaan oleh Aruna Rao dan David Kelleher Ketidakberdayaan tidak selalu ditunjukkan dan oleh karena itu lebih sulit untuk dikenali dibandingkan kekuasaan. Ada empat ungkapan kekuasaan: Kuasa atas: Institusi memegang kendali atas individu. Cuaca memiliki kekuatan atas kita. Kuasa untuk: Kemampuan seseorang atau sesuatu untuk melakukan sesuatu. Kuasa dengan: Dukungan timbal balik dan kolaborasi dengan orang lain. Kuasa di dalam: Kemampuan untuk membayangkan dan memiliki harapan. Kita perlu akui bahwa banyak orang merasa tidak berdaya dalam diri mereka untuk melakukan perubahan, dan pelaku kampanye bertanggung jawab mencari cara untuk mendukung mereka membangun kekuatan dan kemampuan mereka sendiri. Hubungan kita dengan orang-orang dan dunia yang lebih luas ikut membentuk kita, memberi kita kuasa dan identitas. Orang Tanganekald di Australia Selatan memiliki lebih dari dua puluh kata ganti yang tidak membedakan jenis kelamin tetapi menggambarkan hubungan antar manusia. Ada tiga jenis hubungan sistem yang menggambarkan kekuasaan: Komensalis Satu membawa manfaat, dan yang lainnya tidak terpengaruh. Ini adalah kekuatan untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, serigala emas mengikuti harimau untuk mencari sisa-sisa mangsa harimau yang ia buang; biji berduri menempel di pakaian manusia; bakteri usus hidup di sistem pencernaan kita. Mutualist: Keduanya mendapatkan manfaat. Ini adalah kekuatan bersama dengan lain. Misalnya, ikan badut dan anemon saling membantu. Ikan badut mengkonsumsi parasit dan menyediakan nutrisi untuk anemon, yang nantinya melindungi ikan badut dari predator. Norma sosial dapat membudayakan kesopanan di antara manusia. Bersifat Parasit Satu diuntungkan, dan yang lainnya dirugikan. Ini berarti adanya kuasa atas orang lain. Misalnya, kutu atau cacing pita pada inangnya. Jenis hubungan ini bisa terjadi secara nyata (orang, institusi) dan tidak nyata (nilai, norma) bagian dari suatu sistem. Hubungan ini juga dapat memungkinkan (memperkuat) atau menghambat (melemahkan) orang lain di seluruh sistem. Biasanya dalam merencanakan kampanye, kita mungkin menyasar seseorang menggunakan Power Map** atau Analisis Medan Gaya (Forcefield Analysis) untuk mencari tahu pemain kunci dalam suatu sistem. Namun, untuk menggeser sistem dengan lebih efektif, kami merekomendasikan menggunakan a Peta Konstelasi untuk memetakan kekuatan, hubungan, dan jenis hubungan di seluruh tingkat sistem. Sumber (sumber resmi) *Untuk penjelasan yang lebih rinci tentang kekuasaan, lihat the Just Associates Guide to Power https://justassociates.org/big-ideas/power1/ **https://aboriginallivinglanguages.sa.gov.au/lesson/lesson-twelve-pronouns-part-2/ ***Pemetaan kekuatan untuk merancang strategi kampanye pemenang: https://commonslibrary.org/power-mapping-to-design-a-winning-campaign-strategy/ ****Analisis medan kekuatan https://www.mindtools.com/a23ewmr/analisis-medan-kekuatan CERITA Awal dari akhir gulag, Rusia Pada tahun 1953, para tahanan di kamp buruh Norillag di Norilsk, Rusia mengalami kondisi sangat parah. Ini adalah hubungan parasit: negara Rusia diuntungkan oleh kerja keras mereka. Mereka bekerja 12jam sehari dalam suhu beku dengan menambang, membuat semen, dan membangun jalan serta infrastruktur kereta api. Banyak tahanan politik yang berharap mendapat amnesti setelah kematian pemimpin Rusia Joseph Stalin. Namun, pemerintah hanya menawarkan amnesti kepada narapidana kriminal sehingga mereka frustrasi dan marah. Untuk meningkatkan kondisi hidup dan kerja mereka serta menarik perhatian otoritas yang lebih tinggi di Moskow para tahanan mencari cara untuk memanfaatkan hubungan yang menetapkan aturan untuk penahanan mereka; hubungan antara publik, media, dan negara, serta hubungan melalui mana informasi disampaikan: 1. Mengatur dan Berkomunikasi antar Kamp: Hubungan mutualis di tingkat "Apa" Menyebarkan Pesan Setelah seorang penjaga membunuh dua tahanan politik, narapidana di Kamp No. 5 menggunakan sistem komunikasi bendera untuk memberi tahu kamp-kamp lain. Mulai Mogok: Yevgeny Griciak di Kamp No. 4 memulai pemogokan dengan mematikan kompresor udara sehingga menghentikan pekerjaan. “Irama pekerjaan ditentukan oleh suara palu udara. Selama palu terus berfungsi, para narapidana akan bekerja, jadi saya mematikan kompresor. Palunya berhenti dan semua orang berhenti bekerja.” Yevgeny Griciak, tahanan, Kamp No. 4 2. Mendapatkan Dukungan dari publik di luar - Hubungan Komensalis pada tingkat "Di mana" Menunjukkan Persatuan: 5.000 tahanan menolak bekerja, mengalami pengepungan selama tiga hari, dan menampilkan spanduk besar yang bertuliskan "Kami Dibunuh dan Dibiarkan Kelaparan" untuk menarik perhatian orang-orang di kota, yang diuntungkan karena hasil kerja para tahanan. Memperluas Serangan: Pada tanggal 5 Juni, para tahanan di enam kamp sepakat mogok dengan jumlah total 16.379. Mereka membuat komite, memilih pemimpin, dan menyatukan nasionalitas termasuk Ukraina, Estonia, Latvia, dan Lithuania di dalam kamp. 3. Mencapai Pemegang Kekuasaan: Menghubungi pembuat aturan dalam hubungan parasit melalui tingkat "Di mana" dan "Siapa" Menggunakan kesetaraan gender untuk memicu reaksi: Para narapidana wanita menggali kuburan di luar dan memprotes mereka tahu bahwa para penjaga ingin menembak mereka tetapi tidak bisa. Menghubungi Otoritas: Para tahanan menuntut untuk bernegosiasi dengan perwakilan dari Moskow, terinspirasi oleh taktik serupa dalam pemberontakan lainnya. Mempublikasikan Pemberontakan: Para tahanan menggunakan metode kreatif, seperti selebaran yang diikat pada layang-layang, untuk memberitahu penduduk kota dan pihak berwenang di Moskow tentang situasi mereka. Mereka membakar tali layang-layang, jadi ketika terbakar di atas kota, pesan-pesan itu jatuh ke tanah di mana pesannya bisa dibaca. Griciak mengatakan bahwa tindakan ini sebagian bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan ke Moskow. 4. Negosiasi dan Bertahan Mengalihkan hubungan dari parasit menjadi mutualis (Moskow dan otoritas penjara; serta penjara dan para narapidana) di tingkat "Siapa" Berinteraksi dengan Perwakilan Moskow: Sebuah komisi khusus dari Moskow melakukan perjalanan ke Norillag dan bertemu dengan para tahanan pada tanggal 6 Juni. Para tahanan mengajukan tuntutan mereka, termasuk jam kerja yang lebih pendek, pemindahan tahanan cacat, dan komunikasi yang lebih baik dengan keluarga. Melanjutkan Pemogokan: Meskipun mengalami penindasan yang keras dan pengusiran beberapa pemimpin di antara para pemberontak, penjara menjanjikan beberapa konsesi. Kemudian para tahanan melanjutkan mogok mereka ketika janji itu tidak dipenuhi sepenuhnya. Meskipun ada perlawanan awal dan penindasan yang keras, para tahanan menganggapnya sebagai keberhasilan karena adanya perbaikan yang signifikan dan pengakuan yang mereka peroleh. Baca lebih lanjut: https://nvdatabase.swarthmore.edu/content/norillag-prisoners-strike-better-conditions-norilsk-uprising-1953 TOOL Relationship Constellations Langkah-langkah: Tingkat: Gambar 5 lingkaran konsentris di halamanmu dan beri label sesuai dengan 5 tingkat sistem, mulai dari “Mengapa” di pusat lalu bergerak keluar. Elemen: Tulis di sebuah Post-It setiap elemen kunci yang menjaga sistem tetap ada dan mencegah sistem yang lebih baik tumbuh, termasuk yang berwujud (lembaga, produk, orang) dan tidak berwujud (nilai, norma). Gunakan kembali catatan tempel dari latihan Bagian 1 jika perlu. Konstelasi hubungan: Gambar garis dengan panah di antara elemen-elemen yang memiliki hubungan penting. Lebih dari satu elemen bisa terhubung, dan koneksi dapat melintasi tingkat sistem yang berbeda. Tentukan apakah kekuatan ini terlihat, tak terlihat, atau tersembunyi. Beri label sebagai komensalis (C), mutualis (M), atau parasit (P). Pertimbangkan: Identifikasi hubungan atau transaksi penting yang menjaga kesehatan sistem. Apakah mereka komensalis, parasit, atau mutualis? Siapa yang menang dan siapa yang kalah, dan apa dampaknya bagi mereka serta orang lain? Bintang: Tinjau bintang penuntun dan bintang dekat yang kamu tetapkan untuk sistem. Apakah keduanya sudah benar? Gunakan bagan ini untuk lebih memahami dan memengaruhi hubungan yang mengendalikan sistem. Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 21: Perubahan itu selalu konstan | Uncommon Sense
Bagian 4 Storms Bab 21 Perubahan itu selalu konstan Perubahan adalah hal yang konstan — pertanyaannya adalah bagaimana kita merespons. Bab ini membahas cara beradaptasi ketika krisis muncul, baik yang tiba-tiba maupun berkepanjangan. Dengan belajar kapan memanfaatkan gelombang perhatian dan kapan mengambil langkah mundur, Anda akan mengembangkan strategi untuk mencoba, belajar, dan bertindak secara efektif. Dengan menarik metafora alam dan wawasan global, bab ini menawarkan prinsip-prinsip praktis untuk tetap tangguh dan selaras dengan visi Anda. Berselancar di ombak. Ketahui kapan dan bagaimana menyesuaikan tujuan dan rencana Anda di masa-masa yang tidak stabil. Alam merespons perubahan untuk menjaga keseimbangannya sendiri. El Niño dan La Niña mempengaruhi suhu laut, arus, perikanan, dan cuaca. Tetapi pohon membungkuk selama badai dan tanaman melindungi tanah serta berkomunikasi tentang bahaya satu sama lain. “Jangan biarkan kemarin menghabiskan terlalu banyak jatah dari hari ini.” Cherokee Proverb Lonjakan perhatian jangka pendek bisa baik atau buruk, tergantung pada tindakan Anda: Perhatian media terhadap seorang selebriti atau skandal politik dapat mengalihkan perhatian dari pekerjaan Anda. Menghubungkan pesan Anda dengan peristiwa terkini dapat meningkatkan visibilitas, tetapi memerlukan perencanaan yang cermat. Ketika badai melanda, itu dapat mempercepat dan meningkatkan kompleksitas dari sistem yang teratur, kompleks, atau kacau (lihat Bab 2 untuk definisi ini). Tugas seorang ahli strategi pemikiran sistem yang efektif adalah memutuskan dengan efektif kapan harus berselancar di gelombang dan kapan harus menyelam di air untuk menghindari kecelakaan. Untuk dapat mengidentifikasi apakah kita perlu menyerang, melindungi, menghindar, atau beradaptasi, kita perlu dengan cepat menguji asumsi kita, menilai potensi hasil, dan melanjutkan ke pendekatan baru. Secara umum, kami merekomendasikan pendekatan yang sama untuk menangani sistem yang kompleks ketika badai datang: Uji - Pertemuan tim setiap minggu membahas strategi keseluruhan. Menggunakan strategi kampanye yang ada dan grafik badai, uji salah satu strategi yang sesuai dengan badai, seperti yang disarankan dalam Bagian ini. Pelajari - Alokasikan tanggung jawab untuk mengumpulkan data - statistik media / media sosial, umpan balik kualitatif dari lawan atau sekutu dan lainnya. Bertemu setiap hari sebagai tim untuk meninjau hasil dan memutuskan apakah akan menghentikan, melanjutkan, atau meningkatkan aktivitas ini. Bertindak - Hentikan, lanjutkan, atau tingkatkan aktivitas ini. Belajar - Lanjutkan proses ini. “Taruhannya tidak begitu besar, jangka waktunya lebih lama. Toleransi risiko menurun saat orang-orang berusaha kembali ke pengambilan keputusan yang disengaja sementara sumber daya semakin menipis. Reaksi manusia juga berbeda: Krisis mendadak memicu adanya ketakutan dan perhatian terhadap ancaman. Orang-orang jadi bertanya: Apakah kita akan baik-baik saja? Dalam krisis yang berkepanjangan, tantangan yang terus-menerus membuat orang bertanya-tanya sebaliknya: Kenapa repot-repot?” Michaela J. Kerrissey dan Amy C. Edmondson Krisis atau peluang jangka panjang dapat memiliki efek besar tetapi juga tidak besar, yang berarti organisasi perlu menghindari atau beradaptasi: Sebuah tantangan bisa berkembang dengan cepat: seperti bencana PR (badai perkembangan) bisa merusak reputasi LSM (badai eksistensial), atau bencana alam (badai situasional) bisa menghancurkan atau mengganggu operasi organisasi (badai eksistensial) Sebuah keberhasilan bisa membawa suatu ancaman: Kemenangan kampanye dapat mambawa sumbangan besar, yang mengarah pada kebutuhan untuk pengambilan keputusan yang hati-hati tentang langkah selanjutnya. Itu juga bisa membawa adanya kampanye balasan atau gugatan Sebuah badai yang kamu ciptakan bisa berbalik melawanmu: Pesan atau kampanye yang direncanakan dengan buruk dapat berbalik dan lawan dapat menggunakannya sebagai cara untuk mengkritik Anda atau menempatkan organisasi Anda dalam risiko. Sebuah badai teratur bisa menjadi kompleks, atau badai kompleks bisa menjadi kacau. Mengunjungi kembali kerangka kompleksitas sistem dari Bab 2, pertimbangkan strategi terbaik untuk menghadapi cara badai berubah. Dalam situasi yang berkepanjangan seperti ini, sumber daya dan toleransi risiko menurun, dan orang-orang berusaha untuk kembali ke pengambilan keputusan deliberatif harian daripada melanjutkan refleksi dan tinjauan. Perubahan adalah satu-satunya yang konstan. Untuk mempersiapkan perubahan, gunakan langkah-langkah di Bab 19 untuk secara proaktif membangun ketahanan, bukan hanya mencoba mencegah kerugian segera. Dengan cara ini, organisasi dapat tetap pada jalur untuk visi atau Bintang Panduan mereka: Bertindak berdasarkan prinsip kunci: Kontrol Terima apa yang bisa dan tidak bisa kita kendalikan. Lakukan delegasi dan desentralisasi: bangun struktur yang mendukung suara yang beragam untuk berkumpul, bereksperimen, dan berinovasi. Komitmen: Tegaskan kembali visi Anda untuk perubahan. Memberdayakan tim untuk bereksperimen, berinovasi, dan berkolaborasi. Tantangan: Terima ketidakpastian sebagai suatu katalis untuk transformasi dan perbaikan. Hentikan memberi penghargaan pada pemadam kebakaran jangka pendek. Bekerja secara fleksibel dan refleksikan diri secara teratur. Koneksi Penuhi kebutuhan fisik, emosional, sosial, dan informasi tim Anda. Berkolaborasi dengan dan memperkuat Bintang Jatuh yang sejalan (dalam sistem). Tinjau perubahan pada sistem dan kampanye kita: Mengapa (nilai dan struktur sistem), Siapa (Hubungan Kunci, Bintang dekat, Bintang jauh dan Loop dalam), Di mana (Aliran informasi dan navigasi untuk mempengaruhi), Bagaimana (Operasi), Apa (Input dan output) Mempertimbangkan untuk berpindah di antara empat strategi (Bab 18 ) Siapkan dan simulasi lebih dari satu tindakan / skenario di mana Anda dapat menciptakan ketegangan (Bab 19 ) Rencanakan aktivitas di acara orang lain di mana mereka berusaha untuk mendapatkan perhatian (lihat untuk informasi lebih lanjut) Sumber (sumber formal): * https://earthsky.org/earth/plants-panic-when-wet-how-plants-communicate/ ** https://www.linkedin.com/pulse/challenges-leading-todays-sustained-crisis-patrick-flesner-m24ue/ Banyak bacaan lebih lanjut: Mindworks Lab Berbagai tahap krisis https://mindworkslab.org/midwork/thedisruptedmind/the-crisis-timeline/ https://hbr.org/2023/06/memimpin-melalui-krisis-yang-berkelanjutan-membutuhkan-pendekatan-yang-berbeda?ab=hero-main-text ALAT Attention Economics Bertindak berdasarkan prinsip-prinsip utama Kendali: Menerima apa yang bisa dan tidak bisa kita kendalikan. Delegasikan dan desentralisasikan: Bangun struktur yang mendukung suara beragam untuk berkumpul, bereksperimen, dan berinovasi. Komitmen: Tegaskan kembali visi Anda untuk perubahan. Berdayakan tim untuk bereksperimen, berinovasi, dan berkolaborasi. Tantangan: Rangkullah ketidakpastian sebagai katalis pertumbuhan dan transformasi. Hentikan memberi penghargaan pada pemadaman kebakaran jangka pendek. Bekerja secara lincah dan terus merefleksikan untuk pembelajaran berkelanjutan. Koneksi: Identifikasi dan bagikan apa yang Anda dan tim Anda butuhkan, misalnya dukungan fisik, emosional, sosial, instrumental, atau informasional — lalu upayakan untuk memenuhinya. Tinjau perubahan pada sistem dan kampanye kita: Mengapa (nilai dan struktur sistem), Siapa (Hubungan kunci, Bintang dekat, Bintang penuntun, dan Lingkaran dalam), Di mana (Aliran informasi dan navigasi untuk memengaruhi), Bagaimana (Operasi), Apa (Input dan output). Pertimbangkan untuk bergerak di antara empat strategi (Bab 18 ). Simulasikan lebih banyak skenario (Bab 19 ). Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bagian 3: Navigation | Uncommon Sense
Bagian 3 Navigation Tujuan Pelajari cara menavigasi narasi, menjangkau dan mengaktifkan orang-orang dalam sistem. Cara gunakan bagian ini Baca bagian ini sebelum Anda memilih strategi. Polinesia menyeberangi lautan dengan menggunakan posisi relatif matahari, bulan, bintang, dan gelombang, dan bukan hanya mengandalkan kekuatan atau kemauan. Demikian pula, untuk mengubah suatu sistem kita perlu memahami bagaimana menjangkau dan mengaktifkan orang, bukan hanya bergantung pada taktik yang sama. Oleh karena itu, rencanakan pendekatan komunikasi Anda sebelum memutuskan taktik. Bagian ini menggunakan chart air untuk membantu merencanakan cara mempengaruhi orang lain. Bab-babnya adalah: Narasi adalah air: Untuk mengaktifkan pemangku kepentingan, pahami alur narasi dalam sistem, di mana kontra-narasi berada, dan bagaimana cara menggunakannya. Kebutuhan merupakan suatu motif penggerak: Setiap makhluk di atas air memiliki alasan arah hidupnya. Caritahu kebutuhan dan motivasi setiap pemangku kepentingan untuk merencanakan cara mengalihkan sistem. Jaringan adalah arus: Komunitas dan kelompok adalah arus yang membantu orang terhubung dan merasa memiliki. Jaringan yang kuat bergerak ke arah baru akan membawa anggotanya lebih jauh. Nilai adalah fondasi: Nilai yang kami anut membentuk sudut pandang kita atas dunia dan ini jarang berubah kecuali jika mengalami peristiwa yang mengubah hidup atau saat tahap hidup kita berubah. Untuk mengaktifkan seseorang, sesuaikan pesan Anda agar selaras dengan nilai-nilai mereka. Pembawa pesan adalah pesan itu sendiri: Gelombang adalah arus yang berulang di lautan. Dalam sebuah sistem, gelombang adalah media atau orang yang paling sering kita dengarkan. Sebuah gelombang yang secara konsisten menyampaikan pesan yang selaras dengan nilai-nilai seseorang kemungkinan besar akan didengar. Keputusan adalah sesuatu yang dipelajari: Manusia mempelajari jalan pintas dan bias yang membantu mereka membuat keputusan. Sesuaikan pesan Anda untuk memicu jalan pintas dan bias tertentu. Emosi adalah oksigen: Emosi manusia sangat penting untuk pengambilan keputusan. Setiap kontra-narasi membutuhkan ide atau metafora yang kuat untuk mengaktifkan orang lain. Ringkasan bagian Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 13: Pembawa pesan adalah pesan itu sendiri | Uncommon Sense
Bagian 3 Navigation Bab 13 Pembawa pesan adalah pesan itu sendiri Pesan hanya berhasil jika disampaikan oleh pembawa pesan yang dipercaya oleh audiens. Pembawa pesan ibarat gelombang laut — membawa narasi melintasi berbagai sistem. Untuk berhasil, kampanye harus memilih suara yang kredibel dan autentik, dengan motivasi yang jelas serta selaras dengan audiensnya. Seorang pembawa pesan yang benar-benar percaya bahwa pesan mereka itu adalah sesuatu yang kuat. Pembawa pesan ibaratnya gelombang di lautan: arus yang berulang yang membawa narasi melalui sistem. Mengabaikan mereka bisa menjadi kesalahan besar. Mengkomunikasikan cerita kami melalui "pembawa pesan" yang dipercaya oleh target kami sama pentingnya dengan pesan itu sendiri. Harus jelas mengapa pembawa pesan itu membagikan, dan percaya pada, pesan ini. “Yang mengarang ceritalah penguasa dunia.” Peribahasa Hopi Bagaimana kita dapat bekerja dengan pengirim pesan untuk mendorong perubahan? Rencana komunikasi yang sederhana mungkin fokus pada satu pesan, beberapa saluran media, dan satu taktik. Pendekatan akal sehat yang tidak biasa akan memetakan berbagai aktor yang dapat membantu menyebarkan dan memperkuat pesan kita di seluruh sistem. Sebagai contoh: Ahli/Ilmuwan - Bagikan fakta yang mempengaruhi keyakinan Seniman/Musisi/Penampil - Ciptakan harapan, ubah sikap dan perilaku Jurnalis - Mengungkap skandal atau mengungkap kebenaran Penulis fiksi - Menginspirasi harapan dan imajinasi Pemimpin sektor - Berbicara untuk rekan-rekan mereka Penyelenggara - Mengumpulkan berbagai aktor dan pembawa pesan Puncak rumput - Mewakili suara akar rumput Kita harus memikirkan peran organisasi kita dalam ekosistem ini dan siapa yang bisa kita ajak bekerja sama untuk meningkatkan tekanan dan membagikan pesan komunikasi secara luas. KONSEP Mereka belum tentu orang yang Anda pikirkan Climate Outreach melakukan penelitian audiens di Inggris menjelang konferensi iklim UNFCCC di Glasgow pada 2021. Temuan mereka menunjukkan bahwa publik Inggris lebih mempercayai tokoh-tokoh terkenal di luar pemerintah dibandingkan dengan mereka yang bertanggung jawab di dalam pemerintah terkait perubahan iklim dan kebijakan terkait iklim. Bahkan, Perdana Menteri dan Menteri Iklim adalah yang paling tidak dipercaya dalam daftar tokoh publik. Replication of graph - Information and source: Climate Outreach, pre-UNFCCC COP26, 2021 https://climateoutreach.org/reports/britain-talks-cop26/# CERITA Kampanye Senin Tanpa Dagin, Brasil Kampanye Meatless Monday di Brasil adalah kampanye yang tidak berhasil gagal yang menunjukkan cara yang salah menggunakan influencer online. Agribisnis adalah industri nasional di Brasil. Fokusnya pada produksi massal daging sapi yang kadang dilakukan dengan penebangan hutan sehingga berkontribusi pada perubahan iklim. Sebuah bank Brasil bernama Bradesco yang banyak berinvestasi di agribisnis, ingin menjalankan kampanye PR untuk mengatakan bahwa mereka memiliki pendekatan yang berkelanjutan terhadap lingkungan. Mereka luncurkan kampanye Senin Tanpa Daging dengan membayar dua influencer online untuk mempromosikan gagasan tidak makan daging pada hari Senin demi membantu planet ini. Banyak publik bereaksi negatif dan banyak komentar seksis yang ditujukan kepada dua influencer tersebut. Kesalahan oleh Bradesco bank Kurangnya Pemahaman akan Audiens: Brasil memiliki tingkat ketidakamanan pangan yang tinggi. Kedua influencer tersebut adalah wanita kulit putih dari masyarakat kalangan atas yang memiliki hak istimewa dan kemampuan memilih berbagai jenis makanan, tidak seperti 33 juta orang di Brasil yang harus berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi. Dengan mempromosikan hari tanpa daging tanpa mempertimbangkan konteks menunjukkan ketidakcocokan dengan kenyataan yang dihadapi oleh banyak orang Brasil. Pesan yang Tidak Konsisten: Keterlibatan bank dalam agribisnis, yang sering kali terkait dengan masalah lingkungan dan etika, bertentangan dengan pesan Senin Tanpa Daging. Ini merusak kredibilitas kampanye. Buruknya Dukungan Pemangku Kepentingan: Bank tidak memberikan banyak dukungan kepada para influencer untuk menangani reaksi negatif. Ketika kritik muncul, para influencer yang menanggung beban paling besar dan bank hanya mengeluarkan pernyataan untuk melindungi reputasinya sendiri dan malah mengutamakan kepentingannya dengan menyertakan klaim bahwa agribisnis baik untuk Brasil. Mengabaikan Dampak Sistemik: Kampanye tersebut tidak membahas isu-isu sistemik yang lebih luas seperti dampak negatif dari praktik agribisnis terhadap komunitas adat dan lokal, keanekaragaman hayati dan ketahanan, atau menawarkan solusi berkelanjutan dan jangka panjang untuk mengurangi konsumsi daging. Fokusnya sempit pada satu hari dalam seminggu tanpa membahas nilai-nilai, aturan, dan struktur yang lebih dalam yang mendukung konsumsi daging. Komunikasi Strategis yang Tidak Memadai: Kurangnya perencanaan komunikasi strategis. Kampanye tidak mempertimbangkan risiko potensial atau menyiapkan strategi respons yang komprehensif untuk reaksi negatif. Hal ini menyebabkan bencana ketika reaksi negatif terjadi. Memahami audiens juga berarti memahami siapa yang mereka percayai, dan siapa dipercayai menyampaikan pesan-pesan tertentu. Jika seseorang yang tepercaya memberikan pesan yang tidak tulus dan tidak relevan - ini tidak akan diterima dengan baik oleh audiens mereka. CERITA Menargetkan komunitas melalui media dan pengirim pesan tertentu, Amerika Selatan, Afrika Tengah, dan Asia Tenggara Inisiatif Pusat Pulitzer berfokus pada penanganan isu-isu mendesak terkait hutan hujan melalui strategi komprehensif yang mengintegrasikan jurnalisme, pendidikan, dan komunikasi strategis. Proyek ini mencakup berbagai wilayah, termasuk Amerika Selatan, Afrika Tengah, dan Asia Tenggara. Pendekatan ini menekankan penyesuaian strategi dengan konteks lokal yang beragam dan bukan menerapkan satu solusi saja. Strategi ini dikembangkan bersama dengan para ahli lokal dan anggota masyarakat supaya strateginya sesuai dan dampaknya tepat. Tujuan utama adalah untuk secara efektif mengkomunikasikan dan memobilisasi tindakan di sekitar konservasi hutan hujan di berbagai daerah yang memiliki beragam budaya, politik, dan sosial. Proyek ini dilakukan dengan menggabungkan jurnalisme terobosan dan keterlibatan audiens serta mengembangkan strategi yang sesuai dengan wilayah. Pendekatannya berupa: Analisis Regional dan Penyesuaian: Amerika Selatan (Cekungan Amazon): Pemuda Brasil disasar dengan kampanye yang mencerminkan narasi nasional mereka tentang Amazon sebagai aset nasional yang penting. Sebaliknya, pemuda Kolombia, yang tidak merasa dekat dengan Amazon, memerlukan pendekatan pesan yang berbeda untuk membangun rasa kedekatan dan urgensi. Afrika Tengah (DRC dan Cekungan Kongo): Di Republik Demokratik Kongo, inisiatif radio berbasis komunitas digunakan untuk menjangkau populasi lokal, inisiatif ini disertai penyuluhan pendidikan di sekolah-sekolah untuk melibatkan audiens yang lebih muda. Asia Tenggara (Wilayah Mekong dan Indonesia/Malaysia): Kampanye di wilayah Mekong berfokus pada inisiatif yang dipimpin oleh influencer. Mereka menyesuaikan metodenya dengan berbagai tingkat kebebasan komunikasi dan perbedaan budaya influencer di daerah tersebut. Keberagaman Metodologis: Radio Komunitas: Di Afrika Tengah, radio komunitas digunakan untuk melibatkan populasi lokal dalam diskusi tentang konservasi hutan hujan, memanfaatkan jangkauan yang luas dan aksesibilitas radio di daerah-daerah ini. Program Pendidikan: Sekolah-sekolah di DRC disasar melalui kemitraan dengan para guru untuk mengintegrasikan masalah terkait hutan hujan ke dalam kurikulum, mempromosikan kesadaran dan tindakan sejak usia dini. Kolaborasi Influencer: Di Asia Tenggara, influencer dilibatkan untuk menjangkau audiens yang lebih muda dengan menggunakan strategi yang disesuaikan dengan situasi media lokal dan dinamika influencer. Partisipasi Pemuda: Proyek ini mengadaptasi pendekatannya berdasarkan perbedaan regional dalam keterlibatan pemuda. Di Cekungan Amazon, strateginya menangani berbagai tingkat keresahan dan narasi nasional, sementara di Kolombia dan Peru, upaya dilakukan untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan hutan hujan. Tantangan dan Solusi Kebutuhan yang Beragam: Tantangan dalam menangani isu hutan hujan di berbagai daerah memerlukan pemahaman yang mendalam dan solusi yang disesuaikan. Proyek menggunakan pendekatan pemikiran sistem untuk menganalisis kebutuhan unik setiap daerah dan mengembangkan strategi yang disesuaikan sesuai kebutuhan. Menghindari Uniformitas: Inisiatif tersebut sengaja menghindari penggunakan satu strategi saja untuk semua. Strategi ini berfokus pada ciptakan-bersama solusi dengan pihak setempa, supaya komunikasi tersebut memangrelevan dan berdampak dalam setiap konteksnya. Empati dan Kolaborasi Lokal: Proyek ini menekankan empati dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk memastikan bahwa suatu strategi tidak dipaksakan tetapi dikembangkan dalam kemitraan dengan pihak yang langsung terpengaruh oleh masalah hutan hujan. Hasil Integrasi pemikiran sistem dan komunikasi strategis menghasilkan beberapa hasil kunci: Meningkatnya Keterlibatan: Menyesuaikan strategi dengan konteks lokal menghasilkan keterlibatan yang lebih efektif dengan berbagai audiens dan meningkatkan kesadaran dan upaya mobilisasi. Dampak yang Terlokalisasi: Dengan menyesuaikan pendekatan, proyek ini dapat mengatasi tantangan dan peluang regional tertentu sehingga terjadi interaksi dan hasil yang lebih bermakna. Meningkatnya Pemahaman: Penekanan pada ciptakan-bersama solusi dengan komunitas lokal mendorong pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kompleks yang mempengaruhi upaya konservasi hutan hujan. Dengan menghindari pendekatan yang seragam dan mengembangkan strategi khusus untuk setiap wilayah, inisiatif Pusat Pulitzer berhasil melibatkan berbagai audiens dengan pembawa pesan yang tepercaya dan mendukung upaya konservasi hutan hujan di berbagai wilayah. Proyek ini menunjukkan bagaimana penyelidikan mendalam dan cerita yang menarik diterjemahkan menjadistrategi komunikasi empati yang disesuaikan dapat mengatasi tantangan kompleks dalam berbagai konteks budaya dan sosial. ALAT Ekosistem pembawa pesan Identifikasi penyampai pesan: Siapa yang perlu Anda jangkau dan yakinkan dalam jaringan sasaran atau hubungan kunci Anda? Tentukan peran: Peran apa yang akan dimainkan organisasi Anda? Letakkan di bagan: Tempatkan mereka di bagan riak. Berkolaborasi: Atur pertemuan dengan orang lain yang memiliki tujuan serupa. Temukan kesamaan untuk bekerja sama. Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bab 11: Kebutuhan adalah motif | Uncommon Sense
Bagian 3 Navigation Bab 11 Kebutuhan adalah motif Untuk menyebarkan kontra-narasi secara efektif, kita harus memahami siapa yang perlu bertindak, apa yang mendorong mereka, dan hambatan apa yang menghalangi mereka. Setiap individu atau institusi adalah pengambil keputusan, dipengaruhi oleh kebutuhan, motivasi, dan hubungan. Kampanye sering gagal karena berasumsi bahwa kebenaran saja akan meyakinkan; sebaliknya, menganalisis psikografi, dinamika kekuasaan, dan hambatan membantu kita memprioritaskan audiens yang paling mungkin menciptakan perubahan sistemik. Butuh bantuan untuk memprioritaskan siapa yang harus menjadi target. Kami telah mengidentifikasi (kontra-)narasi yang ingin kami sebarkan. Sekarang kita perlu tahu siapa yang perlu bertindak, apa hambatan yang ada di jalan kita, dan bagaimana cara mengurangi hambatan tersebut. Ingat, setiap orang adalah pengambil keputusan, dan kita membuat sekitar 35.000 keputusan setiap hari. Pada titik ini, kita bisa mendasarkan pendekatan kita pada satu taktik kunci yang dirancang untuk mencapai target audiens tertentu dengan satu atau beberapa pesan. Tetapi tanpa pemahaman yang lebih mendalam tentang audiens yang perlu kita jangkau dan aktifkan, kita kemungkinan akan gagal mencapai perubahan tingkat sistem yang kita cari. Setiap pengambil keputusan, komunitas, atau institusi yang perlu kita jangkau atau aktifkan adalah audiens. Karena setiap orang membuat keputusan, kita perlu menavigasi banyak aliran pengambil keputusan untuk mencapai target akhir kita. Kampanye biasa mungkin fokus pada satu pengambil keputusan atau pendukungnya dan mengasumsikan apa yang mendorong mereka. Kampanye itu mungkin juga menganggap bahwa moralitas argumen mereka akan memenangkan pengambil keputusan. Tetapi kekuasaan tidak selalu peduli pada kebenaran kita. Sebaliknya, kita harus melihat psikografis dari setiap audiens dan pemangku kepentingan kunci yang dapat mempengaruhi mereka: kebutuhan mereka, motivasi mereka, kemampuan mereka untuk mempengaruhi, gaya hidup mereka, dan kepribadian mereka. Ini membantu untuk memprioritaskan siapa yang paling mungkin untuk bertindak atau berbagi informasi. Selanjutnya, kita harus memahami hambatan yang mencegah pemangku kepentingan dan pengirim pesan untuk bertindak atau membagikan narasi baru. Lihat faktor-faktor nyata dan tidak nyata dalam hubungan yang terkuat, dan lingkaran dalam yang menghalangi narasi baru. Pertimbangkan kekuatan yang terlihat, tidak terlihat, dan tersembunyi. Beberapa elemen mungkin tidak mendukung sistem atau narasi saat ini tetapi mungkin masih menentang narasi baru. ALAT Rintangan sebagai sasaran Lingkup Gambarlah diagram Venn dengan komponen hubungan utama dari Bagian 2. Sertakan para pengambil keputusan dan bagian dari ekosistem media. Identifikasi siapa atau apa pun yang terlihat, tak terlihat, atau tersembunyi yang mencegah narasi baru Anda bertahan. Tempatkan para pemangku kepentingan ini pada diagram. Profil pemangku kepentingan Siapa atau apa yang berada di pusat yang perlu Anda fokuskan? Siapa atau apa yang lebih penting daripada yang lain (misalnya, regulasi longgar atau apatisme publik)? Gambarlah matriks dengan daya persuasi pada sumbu x dan pengaruh pada sumbu y. Apa yang hal ini katakan kepada Anda? Pertimbangkan Bagaimana para pemangku kepentingan ini terpengaruh oleh isu tersebut? Apa yang mereka butuhkan untuk bertahan atau berkembang dalam sistem? Seperti apa gaya hidup mereka: punya banyak waktu atau sedikit waktu? Apakah mereka suka terlihat di depan umum? Bagaimana kepribadian mereka? Bagaimana mereka berperilaku di depan umum? Bagaimana mereka ingin dilihat? Mengapa para pemangku kepentingan ini mungkin termotivasi untuk bertindak? Mengapa mereka bisa mulai, berhenti, atau melanjutkan suatu tindakan atau penyebaran informasi? Bagaimana mereka dapat memengaruhi hasil yang kita inginkan? Berapa banyak orang yang bisa mereka pengaruhi? Apakah kemampuan mereka mudah dibatasi atau dihentikan? Apa risiko atau keuntungan bagi mereka jika melakukan tindakan yang kita inginkan? Bagaimana kita perlu memengaruhi mereka? Jelajahi Bisakah lebih dari satu teori benar? Bagaimana Anda bisa menguji teori-teori ini? Pemangku kepentingan mana yang harus menjadi target utama kampanye Anda? Apakah lebih baik jika pihak lain menargetkan bagian lain dari sistem? Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Bagian 1: System | Uncommon Sense
Bagian 1 System Tujuan Untuk memahami sistem yang tumpang tindih yang kita jalani yang bersifat bergerak namun membatasi. Cara gunakan bagian ini Baca bagian ini sebelum melakukan analisis lain tentang masalah tersebut. Apa pengertian sistem? Sistem adalah pengaturan elemen-elemen nyata (misalnya orang dan institusi) dan elemen-elemen tidak nyata (nilai dan norma) yang bekerja sama mencapai sasaran bersama, seperti dalam ekosistem alami, pemerintahan, atau tubuh manusia. Di sini kami menggunakan lapisan bumi dan grafik tanah untuk menjelaskan sistem, berbagai aktor di dalamnya, dan efek perubahan di dalamnya. Kita hidup di dalam berbagai sistem Suku Lakota di Amerika Utara dan Penduduk Asli Australia tidak memiliki kata untuk "alam" karena mereka memandang manusia dan alam sebagai suatu sistem, bukan entitas yang terpisah. Pandangan yang saling terhubung ini adalah cara yang lebih logis dan strategis untuk memandang dan memahami dunia. Kesederhanaan dalam kompleksitas Dorong tangan Anda masuk ke dalam tanah dan Anda mungkin dapat merasakan tanah, biji, tunas, batu, dan serangga. Mencabut sesuatu yang dianggap sebagai gulma atau hama dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman di sekitarnya. Langkah pertama untuk memahami kompleksitas adalah dengan memahami bahwa kita semua saling terhubung Mempelajari perbedaan antara sistem teratur, kompleks, dan kacau akan membantu kita mendefinisikan pendekatan kita. Level adalah tuas Menjelajahi suatu sistem secara mendalam akan membantu kita memahami mengapa struktur tersebut bisa berjalan. Setiap tingkat dalam suatu sistem mirip dengan lapisan tanah dimana lapisan yang lebih dalam memiliki lebih banyak pengaruh. Untuk mengubah suatu sistem secara mendasar, kita perlu memahami bagian terdalamnya. Otonomi hanyalah suatu mitos Banyak pemikiran sistem yang menggunakan metafora gunung es untuk menekankan pentingnya mempertimbangkan semua masalah yang tersembunyi di bawah permukaan. Gunung es cukup berguna, tetapi menggunakan lapisan tanah adalah cara yang terbaik. Alasan pertama, banyak orang yang tidak akan pernah melihat gunung es secara langsung, tetapi kita semua dapat menusukkan jari kita ke tanah. Kedua, kami percaya akan penting menekankan hubungan antara berbagai elemen dalam suatu sistem. Alih-alih hanya es, sebuah sistem terdiri dari akar, batu, air, tanah, biji, dan cacing yang semuanya terhubung secara aktif. Catatan kaki: * https://silvotherapy.co.uk/articles/nature-connection-native-americans Ringkasan bagian Bab Sebelumnya Bab Berikutnya
- Chapter 17: Storm are stories | Uncommon Sense
SECTION 1: S TORMS CHAPTER 17 - STORMS ARE STORIES There are just 3 types of challenge and we can handle every one of them. In natural ecosystems, the species that survive have adapted to change around them. But many organizations perish because they fail to prepare for crises and opportunities within and around them. Often, we face crises and tell ourselves, "this too shall pass," or regret missed opportunities, rather than readying ourselves in advance. Understanding and creating storms Every storm is a tale with a beginning, a middle and an end. Although we cannot predict the weather with perfect accuracy, we can equip ourselves for what may come and build resilience to likely or potential storms. We can also create storms ourselves. For example taking direct action can destabilize a system, hinder an opponent and drive public debate around your issue. Navigating storm types To comprehend how a storm might impact our target system or our campaign, we categorize it into three types: Developmental: Challenges a system’s identity or boosts its visibility. Situational: Hinders a system’s operations or enhances its influence. Existential: Threatens a system’s survival or enables evolution to something stronger. Analyzing causes and effects To effectively handle a storm, we must analyze its causes and consequences. This involves identifying whether the problem is simple, complicated, complex or chaotic (see Chapter 2), observe its five system levels (Chapter 3), its Guiding Star and Near Star (Chapter 5) and the Deep Loop that drives it (Chapter 8). Preparing for impact Do not underestimate the impact of a storm or your ability to deal with it. Bats’ echolocation is disrupted by storms, preventing them from perceiving their environment. They take shelter and wait out the storm. But the hard truth for campaigners and organizations is that taking shelter is rarely the best option to deal with a crisis or opportunity. When we prepare in advance, we can be ready for all kinds of circumstances. Make sure you read all the chapters in this Section in order to prepare and deal with the three types of storm, because the storms will come. You will fare far better if you prepare in advance. No one wants to lurch from crisis to crisis. Footnotes: Aboriginal season charts: https://www.csiro.au/en/research/Indigenous-science/Indigenous-knowledge/calendars Chart showing Aboriginal Australian fire burning according to season: https://www.researchgate.net/figure/A-seasonal-calendar-illustrating-aspects-of-Indigenous-fire-stewardship-The-calendar_fig2_359670046 “A crisis is an opportunity riding a dangerous wind” - Chinese proverb tool: storm diagnosis Spotting threats: Draw out or print the Storm Chart. Write on one Post It at a time: A challenge or opportunity you might face Write down whether it relates to: the system you’re trying to change your campaign both Write down its corresponding Storm type: Developmental: An challenge to a system’s identity of or an opportunity to raise its profile Situational: A challenge impeding what the system does or an opportunity to boost its reach Existential: A threat to a system’s existence or an opportunity to create something stronger Write down whether this threat or opportunity in itself is: Chaotic Complex Ordered Place the Post-It on the Threat / Opportunity ring in line with the Storm type. Continue this process for all the possible threats you could face. There should be a fairly even distribution of Post-Its. Storm as system: On an A3 sheet, pick the most harmful, most likely threat. Note down: Why : Why has this threat come to happen. Is it because of your campaign? Who : The storm’s Guiding Star and Near Star. The key relationships that give it equilibrium, power and set the rules for how it operates. Where : The relationships that allow information to flow and enable the threat to function. How : How the storm manifests. What : The short, medium and long term impacts are, on you and others in and outside the system. Does this tell you anything new to prepare for, in how the storm affects the system or your campaign? Eye of the storm: On a separate sheet, draw out the key loops that you think are driving this storm. Add arrows to show direction, and pluses and minuses alongside them to show where some elements increase or decrease others. Identify the loops as stabilizing / stagnating / vicious / virtuous. Review the loops and identify the most critical ones. Zoom out. Could you see these loops together as one large loop? What does this tell you about what is driving the storm, and how you could deal with it? Is the storm a threat or opportunity as you originally believed? Could it evolve into one, or could you turn it to your advantage? Tool: storm diagnosis Story: stopping arm transportation to zimbabwe, south africa story: stopping arms transportation to zimbabwe, south africa During the 2008 elections in Zimbabwe, the ruling party ZANU-PF suppressed opposition and manipulated results. Meanwhile, a Chinese ship carrying weapons for Zimbabwe's Defense Force arrived in South Africa for the arms to be sent to Zimbabwe, raising fears of increased violence. Civil society groups in South Africa aimed to prevent the ship from delivering weapons to Zimbabwe, thereby avoiding further violence and human rights abuses. They did so by understanding the type of crisis and opportunity and responding to them appropriately: There were three interrelated crises: Developmental Crisis: False election results. This was a symptom of the deeper situational and existential crises. Dealing with those was more critical. Situational Crises: Voter suppression and manipulation of results. The arrival of the ship carrying weapons. This needed addressing immediately or it would risk an existential crisis - the lives of people in Zimbabwe. Existential Crises: The potential for increased state violence and suppression of the opposition. Zimbabwe's long-term struggle with corruption and political violence. Addressing these would take longer, but understanding their connection to the situational crises were important for building strength across civil societies in the long fight against repression. Campaigners took coordinated action: Using voice at the What level: Religious groups and NGOs in South Africa protested at the Durban harbor. Blocking infrastructure at the How level: The South African Transport and Allied Workers Union refused to offload the weapons. Civil society groups and unions in Mozambique, Namibia, and Angola coordinated to prevent the ship from docking and offloading weapons in their countries. Legal challenge at the Who level: The Southern African Litigation Centre (SALC) filed a legal challenge to stop the transfer of weapons. Results: System sabotage: Unions, religious groups and NGOs navigated the connected storms to stop the system from functioning. The ship could not offload its weapons cargo in any of the ports, and eventually returned to China. Legal and social impact: The campaign highlighted the willingness of regional leaders to support Zimbabwe’s lawlessness and spurred public outrage. Showed strength of future regional solidarity and resistance: It sent a clear message against state violence in Zimbabwe. Read more: https://www.business-humanrights.org/en/latest-news/chinese-arms-to-zimbabwe/ https://www.industriall-union.org/archive/imf/unions-block-arms-delivery-to-zimbabwe https://www.theguardian.com/world/2008/apr/24/zimbabwe.china